Jumat, 07 Jun 2019 21:51 WIB

Dicekal Amerika Serikat, Huawei Kembangkan 5G di Rusia

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Miguel Benitez/Getty Images Foto: Miguel Benitez/Getty Images
Jakarta - Bisnis Huawei mendapat angin segar di Rusia di tengah cekalan dari pemerintah Amerika Serikat. Perusahaan telekomunikasi asal China tersebut kabarnya akan mengembangkan jaringan 5G di Rusia.

Huawei telah menandatangani kerjasama dengan operator telekomunikasi terbesar di Rusia, MTS, untuk mengembangkan dan meluncurkan fase uji coba jaringan generasi kelima pada tahun 2019 dan 2020.

Perjanjian ini ditandatangani oleh Chairman Huawei Guo Ping dan CEO MTS Alexey Kornya, dan disaksikan oleh Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin.


"Kami berdua menambah momentum kepada kerjasama strategis antara dua perusahaan di teknologi tingkat tinggi, yang kemudian membangun fondasi untuk peluncuran 5G komersial di Rusia dalam waktu dekat," tulis Kornya dalam keterangan resminya seperti dikutip detikINET dari CNET, Jumat (7/6/2019).

Guo mengatakan bahwa kerjasama ini akan membantu Rusia untuk memasuki era 5G dengan lebih cepat. Ia juga menekankan bahwa saat ini Huawei merupakan perusahaan nomer satu di dunia karena memiliki lebih dari 16.000 paten yang terkait dengan 5G.


Kerjasama ini disahkan bersamaan dengan kunjungan kenegaraan Presiden China ke Rusia selama tiga hari. Selain itu Huawei juga belakangan ini terus mendapat tekanan dari AS dan negara sekutunya.

Pada bulan lalu Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang melarang digunakannya komponen milik Huawei di jaringan telekomunikasi di AS karena dinilai sebagai ancaman terhadap keamanan nasional.

Sebelumnya pendiri Huawei Ren Zhengfei sempat mengatakan bahwa AS hanyalah sebagian kecil dari pasar global dan Huawei masih memiliki kesempatan bisnis di banyak negara selain AS.

(vim/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed