Tren belanja digital yang terus berkembang mendorong meningkatnya penggunaan aplikasi cashback di Indonesia. Dalam satu tahun terakhir, sebuah platform cashback mencatat telah menyalurkan manfaat cashback kepada lebih dari 5 juta pengguna terdaftar di Tanah Air.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap solusi belanja yang lebih hemat dan terukur di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin digital dan berorientasi pada nilai (value-driven).
Chief Commercial Officer Mova Cashback, Jennifer Tiffany Muliyanto, mengatakan sistem cashback yang ditawarkan dirancang untuk membantu konsumen mendapatkan keuntungan tambahan saat berbelanja secara online.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam satu tahun ini, kami telah menyalurkan cashback serta membantu jutaan konsumen Indonesia berhemat dan berbelanja lebih cerdas melalui sistem cashback," ujar Jennifer dalam keterangannya, dikutip Sabtu (14/3/2026).
Melalui skema tersebut, Mova Cashback menghubungkan berbagai layanan e-commerce dengan konsumen sehingga pengguna dapat memperoleh cashback dari transaksi yang dilakukan secara online.
Sejumlah platform e-commerce besar yang terintegrasi dalam sistem tersebut antara lain Shopee, TikTok Shop, dan Traveloka.
Pengguna Tumbuh Pesat
Sejak beroperasi di Indonesia pada awal 2025, pMova Cashback ini mencatat pertumbuhan pengguna yang cukup signifikan. Jumlah pengguna disebut meningkat hingga 250 persen secara month-on-month, dengan sekitar 300 ribu pengguna aktif bulanan (Monthly Active Users/MAU).
Model bisnis cashback yang diterapkan juga menjadi bagian dari strategi membangun ekosistem loyalitas berbasis data. Melalui pendekatan ini, perusahaan dapat membantu merchant memahami perilaku konsumen sekaligus meningkatkan efektivitas promosi digital.
Selain memberikan manfaat finansial bagi konsumen, skema cashback juga dinilai dapat membantu pelaku usaha meningkatkan retensi pelanggan melalui program promosi yang lebih terukur.
Tidak hanya fokus di Indonesia, perusahaan juga mulai memperluas jangkauan layanan ke kawasan Asia Tenggara. Dalam satu tahun operasionalnya, Mova Cashback telah melakukan ekspansi ke Malaysia.
Jennifer mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari strategi untuk membangun ekosistem loyalitas digital di tingkat regional.
"Selain Malaysia, kami juga berencana melakukan ekspansi ke berbagai negara ASEAN lainnya karena kawasan ini memiliki potensi konsumen digital yang besar dengan pertumbuhan pasar yang sangat cepat," ucapnya.
Kawasan Asia Tenggara dinilai memiliki peluang besar bagi pengembangan layanan digital seiring meningkatnya penetrasi internet serta pertumbuhan kelas menengah yang semakin aktif berbelanja secara online.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi layanan cashback digital untuk memperluas jangkauan sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital di kawasan.
(agt/agt)

