Selasa, 05 Mar 2019 16:55 WIB

Operator Seluler Dukung Penuh Nyepi Tanpa Internetan di Bali

Agus Tri Haryanto - detikInet
Upacara Melasti jelang Hari Raya Nyepi di Bali. (Foto: Aditya Mardiastuti) Upacara Melasti jelang Hari Raya Nyepi di Bali. (Foto: Aditya Mardiastuti)
Jakarta - Smartfren, Hutchison 3 Indonesia (Tri), Telkomsel, hingga Indosat Ooredoo menyatakan dukungan penuh terhadap imbauan pemerintah terkait pemadaman akses internet di Bali pada saat Hari Raya Nyepi nanti.

Sesuai dengan Surat Gubernur Bali Nomor 027/1342/Set/Diskominfos 21 Februari 2019 perihal bebas internet pada saat hari Nyepi, Smartfren mengatakan pada saat itu layanannya tidak akan tersedia.

Kendati begitu, Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys mengungkapkan kualitas layanan Smartfren di objek vital akan tetap terjaga demi kelancaran koordinasi jika memang terjadi kondisi darurat.




"Untuk area objek vital dan layanan umum lainnya, yang sifatnya harus tetap berlangsung, seperti layanan rumah sakit, kantor kepolisian, instalasi militer, BPBD, BMKG, Basarnas, Pemadam Kebakaran, maka komunikasi masih dapat digunakan. Layanan akan kembali normal sebagaimana mestinya pada Jumat 2019 pukul 06.00 WITA," ujar Merza dalam siaran persnya, Selasa (5/3/2019).

Dukungan Nyepi tanpa internet juga datang dari Hutchison 3 Indonesia (Tri). DGM Public Relations Tri Arum K. Prasodjo mengatakan tim teknisnya telah mempersiapkan perayaan umat Hindu di Bali tersebut.

"Kami telah menerima surat edaran terkait Nyepi tanpa Internet di Pulau Dewata. Kami sangat menghormati himbauan ini dan mendukung terwujudnya suasana kondusif untuk masyarakat Hindu menjalankan ibadah selama Hari Raya Nyepi dengan khusuk. Tim teknis kami telah mempersiapkan jaringan sesuai surat edaran ini," tuturnya.




Dukungan yang sama juga dilakukan oleh Telkomsel. Anak perusahaan BUMN ini menyatakan kalau pihaknya selaku salah satu penyelenggara telekomunikasi akan mematuhi himbauan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika tersebut.

"Penghentian sementara layanan data internet Telkomsel akan diterapkan di wilayah Provinsi Bali pada hari Kamis, 7 Maret 2019 pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 8 Maret 2019 pukul 06.00 WITA, terkecuali pada objek vital dan lokasi layanan terkait kepentingan umum seperti rumah sakit, kantor polisi, dan lain-lain," tutur Denny Abidin, General Manager External Corporate Communications Telkomsel.

Sementara itu, Turina Farouk Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo pun turut memadamkan akses internet selama 24 jam ketika Nyepi berlangsung. Operator yang identik warna kuning merah ini juga tetap menjaga kualitas layanan akses internet untuk obyek-obyek vital serta layanan kepentingan umum lainnya yang menurut sifatnya harus tetap berlangsung.

Pada hari Senin (4/3) pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menetapkan langkah tindak lanjut Seruan Bersama Majelis-majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali Tahun 2019, dalam rangka pelaksanaan Hari Raya Nyepi yang berlangsung tanggal 7 Maret 2019.




Menghormati dan mempertimbangkan seruan bersama tersebut, setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, Kementerian Kominfo melalui Direktorat Telekomunikasi Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika mengeluarkan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Himbauan Untuk Melaksanakan Seruan Bersama Majelis Agama Dan Keagamaan Provinsi Bali Tahun 2019.

Surat edaran tersebut berisi antara lain:

1. Agar seluruh Penyelenggara Telekomunikasi yang menyediakan layanan akses internet di Provinsi Bali untuk melakukan langkah-langkah dalam mendukung seruan bersama dimaksud pada Hari Raya Nyepi yang berlangsung pada tanggal 7 Maret 2019 pukul 06.00 WITA sampai dengan 8 Maret 2019, pukul 06.00 WITA, dengan tetap menjaga kualitas layanan akses internet untuk obyek-obyek vital serta layanan kepentingan umum lainnya yang menurut sifatnya harus tetap berlangsung.

2. Agar masyarakat dan penyelenggara jasa telekomunikasi melakukan langkah-langkah untuk menghindari dan/atau menangkal hoax dan konten negatif.

Operator Seluler Dukung Penuh Nyepi Tanpa Internetan di Bali
(agt/krs)