Selasa, 04 Des 2018 13:18 WIB

Apple Tunggu 2020 Rilis iPhone 5G

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Ilustrasi iPhone. Foto: Getty Images Ilustrasi iPhone. Foto: Getty Images
Jakarta - Sesuai dengan rumor yang sebelumnya beredar, Apple baru akan merilis iPhone dengan dukungan jaringan 5G pada 2020 mendatang.

Dilansir Bloomberg, Selasa (4/12/2018), yang mengutip sebuah sumber yang tak disebutkan namanya, perusahaan asal Cupertino, Amerika Serikat itu akan menunggu setahun setelah teknologi seluler terbaru itu diluncurkan.

Strategi serupa sebelumnya juga mereka terapkan ketika jaringan 3G dan 4G LTE pertama diluncurkan. Tujuannya, untuk menghindari masalah cakupan jaringan yang masih sedikit ketika pertama diluncurkan.

Pilihan untuk menunda ketersediaan ponsel 5G itu juga mungkin didukung oleh masalah hukum antara Apple dengan Qualcomm. Perselisihan keduanya itu membuat Apple harus menggunakan chip modem bikinan Intel.


Menurut laporan yang ada, chip modem 5G Intel membuat iPhone menjadi tak stabil dan menyedot daya baterai yang terlalu besar. Alhasil mereka harus menunggu sampai chip modem tersebut stabil saat dibenamkan ke dalam iPhone.

Lambatnya kehadiran iPhone 5G ini tentu menjadi keuntungan bagi rival Apple seperti Samsung dan Huawei yang tentu akan lebih dulu meluncurkan ponsel 5G. Samsung misalnya, sudah mengkonfirmasi akan menghadirkan ponsel 5G hasil kerja samanya dengan Verizon pada pertengahan pertama 2019 mendatang.

Sementara Huawei disebut berencana menghadirkan konektivitas 5G pada ponsel lipatnya, yang mungkin akan diluncurkan pada awal 2019 mendatang. Pihak Apple sendiri sampai saat ini belum mengeluarkan pernyataannya soal ketersediaan ponsel 5G mereka.

Di Korea Selatan saat ini sudah ada operator seluler yang mengkomersialkan jaringan 5G-nya, yaitu SK Telecom, KT, dan LG Uplus. Layanan ini baru tersedia di Seoul, dan terbatas pada segmen enterprise karena saat ini belum ada ponsel yang mendukung jaringan 5G.

SK Telecom menyatakan pelanggan 5G pertama mereka adalah Myunghwa, sebuah perusahaan komponen mobil. Myunghwa memanfaatkan mesin 5G dengan kecerdasan buatan untuk meneliti kualitas produknya.

Caranya adalah dengan mengirim foto kualitas tinggi ke server cloud yang akan memakai Artificial Intelligence untuk melakukan uji kualitas.

Lalu di Amerika Serikat, operator Verizon telah meluncurkan layanan 5G di 4 kota termasuk Los Angeles. Akan tetapi, hardware Verizon untuk jaringan 5G itu tak sesuai dengan standar yang diterapkan 3GPP selaku badan standardisasi. (asj/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed