Pengguna media sosial pasti sudah familiar dengan konten dari kreator pendidikan dan produktivitas yang membahas aplikasi Notion. Aplikasi ini identik dengan template dan to-do list super rapi untuk memudahkan pengguna mencapai targetnya.
Template Notion memunculkan bisnis baru yang tumbuh di Notion Marketplace, yang saat ini sudah menawarkan lebih dari 30.000 template dalam berbagai genre, mulai dari study planner, habit tracker, travel, dan masih banyak lagi.
Template di Notion Marketplace ada yang dapat diunduh secara gratis, tapi ada juga yang berbayar. Ghalizha Zahra Izzaty, Ambassador dan Consulting Partner Notion di Indonesia mengatakan saat ini sudah ada banyak orang Indonesia yang menawarkan template buatannya di Notion Marketplace.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa pengguna yang menawarkan template berbayar di Notion Marketplace bahkan mengandalkannya sebagai sumber penghasilan. Namun, mereka tidak sekedar menjual template saja.
"Jadi template dibarengi dengan jasa coaching gitu, itu jadi packaging yang dijual," kata Ghalizha saat ditemui seusai workshop iPad di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
"Jadi udah pada kreatif sekarang di Indonesia tuh, udah mulai jiwa berbisnisnya ada banget. Jadi mereka nggak cuma jualan template, tapi yang dijual adalah produk template dan jasa. Kalau dikombinasikan jadi sesuatu yang membantu orang juga," imbuhnya.
Untuk mulai membuat template Notion yang mencuri perhatian dan pantas dijual, Ghalizha mengatakan visual yang menarik saja tidak cukup. Menurutnya pengguna Notion lebih mencari template dengan proses dan langkah-langkah jelas untuk mencapai goal-nya.
Perempuan yang sudah menjadi Ambassador Notion sejak tahun 2021 ini menyarankan pengguna untuk menggali pengalamannya sehingga bisa menciptakan template yang personal dan niche sehingga tidak ada yang menyamai.
"Semakin niche atau semakin spesifik penggunaannya, jadi nggak cuma marketing tapi mungkin lebih ke arah audience research. Nah itu kan jauh lebih spesifik dan lebih ada goal-nya," pungkasnya.
(vmp/fay)