Di kehidupan modern yang semakin sibuk, aplikasi produktivitas seperti Notion semakin digandrungi untuk terus memantau jadwal dan to-do list sehari-hari. Mulai dari mahasiswa sampai pekerja profesional mengandalkan aplikasi ini untuk
Ghalizha Zahra Izzaty, Ambassador dan Consulting Partner Notion di Indonesia mengatakan Notion bisa dipakai untuk berbagai hal mulai dari kebutuhan pribadi seperti jurnal, website pribadi, menulis catatan di kelas sampai ke urusan profesional seperti mengelola proyek, catatan saat rapat, manajemen tugas, dan masih banyak lagi.
Bagi pengguna baru yang masih mempelajari fitur-fitur Notion, Ghalizha mengatakan ada beberapa shortcut atau jalan pintas yang bisa dipakai untuk memudahkan pekerjaan sehari-hari. Salah satunya adalah widget yang dapat dipasang di halaman depan dan lock screen iPad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan adanya widget di iPad ini bakal lebih gampang lagi kalau ada notifikasi, kalau misalnya butuh mengakses sesuatu dengan cepat," jelas Ghalizha dalam workshop iPad di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Notion juga sudah terintegrasi dengan iCloud sehingga pengguna bisa mengakses agenda di aplikasi Calendar langsung. Ia juga menyarankan pengguna Notion untuk menginstal Web Clipper di di Safari atau browser favorit lainnya untuk menyimpan tautan penting dengan cepat.
"Misalnya lagi di Safari lagi baca-baca artikel kemudian oke banget, aku harus bikin konten tentang ini. Nggak usah repot-repot masukin link-nya ke Notion, tapi dengan satu klik, kita bisa masuk langsung ke database Notion," ujarnya.
Ghalizha Zahra Izzaty, Notion Ambassador Indonesia di workshop iPad Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET |
Bagi yang sudah jago menggunakan Notion, Ghalizha menyarankan untuk menjajal fitur Notion AI. Salah satunya adalah Notion AI Connectors yang bisa terhubung ke beberapa aplikasi produktivitas sekaligus dan mengambil data yang dibutuhkan.
"Yang dilakukan si Notion AI Connectors ini adalah mereka mengakses Slack, mereka mengakses GDrive, dan Gmail itu langsung dari dalam Notion-nya," kata perempuan lulusan Institut Teknologi Bandung ini.
"Nanti dia bisa ngecek emailnya, dia bisa ngecek ke Slack Conversation, aplikasi lain yang memang ter-connect ke dalam Notion-nya itu langsung jawabannya muncul di situ. Jadi nggak perlu ngobok-ngobok email, nggak perlu ngobok-ngobok Slack," sambungnya.
Ghalizha menjelaskan fitur Notion AI Connectors bersifat opt-in, jadi pengguna harus mengaktifkan dan memberi izin kepada Notion untuk mengakses data-data yang ada di aplikasi lainnya.
Selain itu, ada juga Notion AI Meeting Notes yang bisa merekam isi rapat secara otomatis sekaligus mengubahnya menjadi teks dan merangkumnya. Ghalizha mengatakan fitur ini punya satu keunggulan dibandingkan fitur AI pencatat lainnya.
"Dia (Notion) nggak perlu jadi joiner di dalam call-nya. Jadi kamu bisa punya window Zoom, terus kamu buka window Notion, terus nanti note taker-nya itu dia bakal ngerekam sendiri karena yang dia rekam adalah audio device," pungkasnya.
(vmp/fay)
