Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
PNS Eks Ditjen Postel: Kami Nggak Nuntut Aneh-aneh, Kok

PNS Eks Ditjen Postel: Kami Nggak Nuntut Aneh-aneh, Kok


Anggoro Suryo Jati - detikInet

Foto: detikINET/Irna Prihandini
Jakarta - Para pegawai eks Direktorat Jendral Pos dan Telekomunikasi (Ditjen Postel) tak ingin dicap sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang suka menuntut yang aneh-aneh dalam aksi demonya yang digelar di depan Istana Merdeka.

"Kami mohon maaf ke masyarakat, karena seringkali PNS dikucilkan karena suka menuntut haknya yang aneh-aneh. Tapi kami nggak nuntut yang aneh-aneh, karena sudah berkontribusi terhadap negara dalam bentuk PNBP, terbesar kedua setelah ESDM," ujar Erwal Hanif dalam aksi tersebut di Jakarta, Selasa (2/3/2016).

Disebutkannya, para eks pegawai Ditjen Postel ini sudah 9 tahun tak pernah meminta kenaikan gaji. Namun yang ada malah tunjangan yang berkurang jumlahnya, karena tunjangan jastel dihilangkan dan diganti dengan remunerasi bagi PNS Kominfo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Besaran tunjangan ini diklaim hanya 30% dibanding dengan tunjangan jastel. "Masalahnya kami sudah biasa dapat yang besar (dari jastel), sekarang jadi kecil, gimana coba cicilan-cicilan yang sudah terlanjur diambil," ujar seorang pendemo kepada detikINET.

Pemberian tunjangan jastel ini sudah dilakukan sejak 23 tahun yang lalu, dan mulai dihentikan pada Januari 2015, atau 14 bulan yang lalu. Sebelumnya mereka pun sudah beberapa kali melakukan protes, seperti yang mereka sampaikan ke Menkominfo Rudiantara pada Desember 2015.

Namun sampai saat ini, menurut Erwal, prosesnya masih berkutat di kalangan Kominfo, belum dilanjutkan ke pihak-pihak lain yang terkait seperti Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara. (asj/fyk)




Hide Ads