OpenAI mengungkap insiden keamanan yang melibatkan aplikasi ChatGPT untuk Mac. Pengguna diminta untuk segera memperbarui aplikasi tersebut.
Insiden ini berawal dari kampanye serangan hacker yang meretas proyek open source yang digunakan sejumlah perusahaan untuk merilis update berisi malware. OpenAI mengatakan perangkat milik dua karyawannya menjadi korban serangan ini.
"Setelah mengidentifikasi aktivitas berbahaya tersebut, kami segera melakukan investigasi, penanganan, dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi sistem kami," tulis OpenAI dalam postingan blognya, seperti dikutip dari Engadget, Jumat (15/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
OpenAI mengatakan bahwa perangkat karyawannya diretas oleh serangan sebelumnya terhadap TanStack, sebuah pustaka open source yang membantu pengembang membuat aplikasi web.
Setelah melakukan investigasi, OpenAI tidak menemukan bukti bahwa hacker bisa mengakses data pengguna dan sistem mereka tidak diretas. OpenAI sudah menunjuk perusahaan forensik digital pihak ketiga untuk melakukan analisis mendalam.
"Kami memastikan bahwa hanya materi kredensial terbatas yang berhasil dieksfiltrasi dari repositori kode ini dan tidak ada informasi atau kode lain yang terdampak," kata OpenAI.
Masalahnya, kode ini mencakup kemampuan untuk menyetujui sertifikat untuk produk OpenAI. Oleh karena itu, OpenAI mencabut sertifikat yang ada dan memblokir pembukaan aplikasi yang disetujui menggunakan sertifikat sebelumnya.
Pengguna ChatGPT di Mac diimbau untuk segera memperbarui aplikasi ketika diminta. Setelah itu, OpenAI mengatakan akan membagikan panduan tambahan di kemudian hari. Pengguna di platform lain, seperti Windows dan iOS, tidak perlu melakukan apa pun.
Ini bukan pertama kalinya aplikasi ChatGPT untuk Mac mengalami masalah keamanan. Pada tahun 2024, developer menemukan ChatGPT menyimpan percakapan pengguna secara lokal dalam bentuk teks, padahal seharusnya dienkripsi.
(vmp/vmp)

