Begini Cara Spyware Israel Membobol WhatsApp - Halaman 2

Begini Cara Spyware Israel Membobol WhatsApp

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Minggu, 03 Nov 2019 16:18 WIB
Halaman ke 2 dari 2
Begini Cara Spyware Israel Membobol WhatsApp
Foto: Photo by Rachit Tank on Unsplash

Setelah ponsel berbunyi, penyerang diam-diam mentransmisikan kode jahat sebagai upaya menginfeksi ponsel korban dengan spyware untuk membaca pesan dan informasi lain. Pihak yang disasar bahkan tak perlu menerima panggilan itu.

Pegasus hanya butuh nomor ponsel korban untuk mengirimkan kode-kode jahat. Tak cuma itu, Pegasus pun bisa menyusup tanpa jejak, dengan konsumsi baterai yang minimal agar tak menimbulkan kecurigaan.

"(Pegasus) tak meninggalkan jejak, konsumsi baterai, memori dan penggunaan data yang minimal, serta mempunyai opsi untuk menghapus diri sendiri yang bisa digunakan setiap saat," tambah pihak WhatsApp.


Nah masalahnya, salah satu korban yang merupakan aktivis politik Rwanda bernama Faustin Rukundo mengatakan spyware Pegasus masuk lewat WhatsApp call, bukan WhatsApp video call. Namun belum ada penjelasan lebih jauh dari WhatsApp apakah spyware Pegasus menyerang lewat WhatsApp call juga.

Alfons Tanujaya, ahli keamanan cyber dari Vaksincom ketika menanggapi serangan tersebut belum lama ini kepada detikINET mengatakan masyarakat umum jangan langsung panik. Sasaran utamanya adalah tokoh tertentu, bukan warga biasa.

"Sasarannya bukan orang awam. Kalau masyarakat awam yang diserang, nggak balik modal. Tools-nya mahal sekali dan hanya untuk kalangan terbatas," ujarnya.

(fay/fyk) (fay/fyk)