Kamis, 31 Okt 2019 14:12 WIB

Cara Ampuh Ubisoft Lawan Serangan Siber: Pakai Pengacara

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: DW (News) Foto: DW (News)
Jakarta - Ubisoft mengklaim jumlah serangan distributed denial of services (DDoS) ke layanan game Rainbow Six Siege (R6S) menurun sebesar 93%.

Penurunan ini bukan karena mereka mengimplementasikan sistem keamanan yang lebih baik. Melainkan dengan menggunakan jalur hukum. Lho?

Ya, pengacara-pengacara Ubisoft mulai mengirimkan ancaman gugatan ke para penyedia jasa DDoS dan gamer yang menggunakan jasa DDoS tersebut. Ubisoft memastikan akan mengambil langkah hukum yang tegas untuk mereka, jika sampai mereka tertangkap tangan melakukan serangan DDoS ke server R6S.

Ancaman ini dikeluarkan Ubisoft saat server R6S dihantam serangan DDoS yang bertubi-tubi, yang membuat game tersebut hampir tak bisa dimainkan sama sekali, demikian dikutip detikINET dari Zdnet, Kamis (31/10/2019).


Serangan ini dimulai saat Ubisoft mengeluarkan kebijakan untuk me-reset ranking pemain R6S. Langkah tersebut membuat sejumlah pemain mulai menggunakan jasa serangan DDoS agar para pesaingnya tak bisa bermain, dan si penyerang ini bisa mendapat poin lebih tinggi.

Setelah servernya itu seminggu tak bisa dipakai karena serangan terus datang, Ubisoft mengambil langkah dengan mulai memblokir pemain, menggunakan konfigurasi server baru, memperbarui infrastruktur, dan yang paling punya dampak besar, langkah hukum.
Selanjutnya
Halaman
1 2