Minggu, 22 Sep 2019 22:11 WIB

Dua Aplikasi Penyebar Iklan Ditendang dari Play Store

Josina - detikInet
Ilustrasi. (Foto: Reuters/Kacper Pempel) Ilustrasi. (Foto: Reuters/Kacper Pempel)
Jakarta - Google menghapus dua aplikasi Android di Play Store yang telah diinstal lebih dari 1,5 juta kali. Alasannya aplikasi ini menjalankan iklan pop-up di mana akan merugikan pengguna Android yang mengkliknya.

Dua aplikasi tersebut adalah Sun Pro Beauty Camera mendapatkan 1 juta kali install dan Funny Sweet Beauty Selfie camera 500 juta install.

Sebuah perusahaan keamanaan seluler Wandera menemukan pada dua aplikasi tersebut terdapat adware yang membahayakan data pengguna.


Ia pun meminta kepada pengguna yang telah menginstall aplikasi tersebut untuk segera dihapus dari ponsel. Seperti layaknya aplikasi berbahaya, usai menginstal maka ikon akan menghilang dari app drawer saat shortcut dibuat.

Bahkan jika pengguna telah menghapus shortcut, aplikasi tetap menayangkan iklan di background. Setelah diinstal, Sun Pro Beauty Camera bekerja untuk menutup iklan full-screen sekalipun aplikasi tidak terbuka.

Funny Sweet Beauty Selfie Camera juga menayangkan iklan layar penuh namun hanya setelah foto disaring diunduh menggunakan aplikasi.


Seperti biasa, komentar yang tertinggal di daftar kedua aplikasi di Play Store akan memberikan peringatan dini kepada pengguna Android yang menginstall. Banyak review-review negatif terpampang pada dua aplikasi tersebut.

'Sampah. Tolong jangan mengunduh aplikasi ini. Ini hanya iklan, itu saja, tidak ada yang lain.' tulis salah satu ulasan dari pengguna.

"Adware biasanya dipandang sebagai gangguan bagi end user. Namun, adware seluler dapat membunuh produktivitas yang mengarah ke dampak yang lebih serius bagi bisnis. Iklan yang tidak menarik di luar aplikasi mengganggu pengguna di tengah-tengah alur kerja mereka, menutup perangkat, mengeringkan baterai perangkat, dan dalam beberapa kasus perangkat yang terinfeksi perlu diganti," kata Wandera seperti dikutip dari Phone Arena, Minggu (22/9/2019).

Wandera telah melaporkan aplikasi ke Google pada 11 September. Google pun langsung memberikan respon dengan menghapus dua aplikasi tersebut dari Play Store.

Simak Video "Google Pengin Lebih Banyak Pekerjakan Karyawan Perempuan "
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/asj)