Minggu, 19 Agu 2018 21:44 WIB

Remaja Curi Data 90 GB dari Server Apple

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Seorang remaja asal Melbourne, Australia menghadapi tuntutan hukum setelah mengakses jaringan backend milik Apple selama beberapa kali dan mencuri data.

Jumlah data yang dicuri oleh remaja itu adalah 90 GB yang terdiri dari beberapa berkas rahasia dan akun konsumen. Namun tak dijelaskan lebih lanjut bagian server mana yang diakses oleh remaja yang tak disebutkan namanya itu.



Metode yang digunakannya untuk menjebol server itu kabarnya adalah dengan mengembangkan sejumlah backdoor yang tak terdeteksi. Namun 'kisah suksesnya' itu terhenti setelah pihak berwajib menggerebek rumah orang tuanya dan menemukan data curian tersebut di komputernya.

Ia bahkan tak menyembunyikan data curian tersebut secara aman karena data tersebut hanya disimpannya dalam sebuah folder bernama 'hacky hack hack. Pihak berwajib menyita dua buah laptop, sebuah ponsel dan sebuah hard disk.

Bulan depan ia akan dijatuhi hukuman setelah ia mengaku bersalah atas peretasan itu, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Minggu (19/8/2018).



Ini bukanlah pertama kalinya ada hacker yang bisa menjebol server Apple. Kasus yang paling tenar tentulah hacker yang sukses mencuri akun iCloud sejumlah selebritas dan membocorkan banyak foto bugil para artis itu.

Pencurian akun iCloud itu dilakukannya dengan melakukan teknik phising untuk mencuri akun dan password iCloud para selebritas itu. Bukan tak mungkin teknik yang sama juga digunakan oleh si hacker remaja Australia ini untuk melakukan peretasan itu.



Ini video Apple Jadi Perusahaan AS Pertama Senilai US$ 1 Triliun

[Gambas:Video 20detik]

(rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed