×
Ad

Tangkap 20 Ular Sehari Pakai Tangan Kosong, Pria Ini Jadi Pahlawan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 20 Agu 2026 18:15 WIB
Chen menangkap ular. Foto: China Daily
Jakarta -

Saat banjir di beberapa wilayah China surut dan rekonstruksi pascabencana dimulai, tugas yang sama mendesak dan berbahaya juga berlangsung. Penduduk di sekitar Kota Hengzhou, Nanning, harus menghadapi ancaman reptil.

Ketika tanggul waduk Liulan jebol akibat Topan Maysak, banjir menghancurkan peternakan ular di hilir desa Dengxu. Diperkirakan 800 hingga 900 ekor ular termasuk kobra, tikus raja, dan ular tikus tak berbisa, terlepas.

Setidaknya dua penduduk desa digigit ular. Seorang wanita paruh baya digigit kobra yang tersapu ke rumahnya. Ular tersebut menggigit lehernya dan ketika ia berusaha menariknya, ular itu menggigit lengannya.

Akibat jalan terputus banjir dan hanyutnya pasokan antivenom di klinik terdekat, ia gagal mencapai rumah sakit tepat waktu. Ia bertahan dua hari sebelum meninggal. Keesokan harinya, lansia bermarga Qin juga digigit, namun selamat setelah dilarikan ke rumah sakit dan mendapat antivenom.

Pihak desa membentuk patroli khusus, sementara beberapa regu penangkap ular resmi maupun sukarelawan ikut terjun. Pakar diturunkan untuk membantu penanganan gigitan ular di Hengzhou, sementara pasokan antivenom di rumah sakit setempat dilipatgandakan

Lepasnya ular menebar teror bagi penduduk, yang berhari-hari takut keluar malam. Pejabat merilis imbauan melalui pengumuman desa, WeChat, dan rumah ke rumah. Mereka mendesak warga menghindari aktivitas luar rumah pada malam hari, menjauhi area berumput, parit, dan genangan tempat ular mungkin bersembunyi.



Simak Video "Video: Ular Kobra Jadi 'Penghalang' Proses Evakuasi Mayat Wanita Dalam Sumur di Tasikmalaya"


(fyk/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork