Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Medsos Twitter Hidup Lagi, Buka Pendaftaran untuk Uji Coba

Medsos Twitter Hidup Lagi, Buka Pendaftaran untuk Uji Coba


Virgina Maulita Putri - detikInet

Logo Twitter.now
Foto: Screenshot/Operation Bluebird
Jakarta -

Operation Bluebird sepertinya berhasil merebut nama dan logo Twitter dari X Corporation dan Elon Musk. Startup yang berasal dari Virginia, Amerika Serikat tersebut meluncurkan platform media sosial baru bernama Twitter.now.

Stephen Coates, salah satu pendiri Operation Bluebird meyakini bahwa ketika Musk membeli Twitter pada tahun 2022 dan mengubah namanya menjadi X, identitas dan kekayaan intelektual terkait Twitter ikut ditinggalkan. Hal ini yang mendorong Operation Bluebird untuk mengklaim merek dagang Twitter.

Namun, X Corporation menggugat Operation Bluebird tahun lalu, dan meminta hakim federal di Delaware untuk mengeluarkan perintah sementara guna mencegah peluncuran Twitter versi baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Namun, dalam sidang April 2026, Hakim Pengadilan Distrik AS Colm Connolly memberikan putusan sementara bahwa X tampaknya sudah melepaskan klaim kekayaan intelektual atas kata 'tweet' dan logo burung Twitter, dan kemungkinan nama 'Twitter'.

Hakim belum mengeluarkan perintah tertulis. Namun bagi Coates, yang dulunya bekerja sebagai pengacara Twitter sebelum era Musk, kata-kata hakim sudah cukup untuk menjadi lampu hijau.

"Ketika X Corp. meninggalkan merek Twitter, kami melihat kesempatan untuk membangun sesuatu yang baru: ruang publik yang diatur berdasarkan kepercayaan, transparansi, dan pilihan pengguna," kata Coates, seperti dikutip dari TechCrunch, Sabtu (29/8/2026).

"Twitter.now bukanlah upaya untuk menghidupkan kembali platform lama. Kami sedang membangun layanan yang berbeda, dengan sinyal kepercayaan yang memberikan konteks untuk apa yang pengguna lihat dan alat yang memungkinkan pengguna-bukan algoritma yang buram-untuk menentukan seberapa banyak kredibilitas dan kebisingan yang mencapai feed mereka," sambungnya.

Twitter.now saat ini masih dalam tahap awal, dan memiliki hanya ratusan pengguna. Publik yang tertarik menguji coba platform ini dapat membayar USD 20 untuk mendapatkan akses awal.

Tampilan Twitter.now terlihat mirip seperti Twitter lawas, lengkap dengan kolom balasan dan retweet. Salah satu fitur yang membedakan Twitter baru dan lama adalah alat pengecek fakta otomatis yang mengandalkan sistem AI bernama Vera.

Sistem ini mengukur postingan, memeriksa klaim, memberikan pengguna sumber klaim, konteks, dan memberikan skor kepercayaan. Pengguna dapat mengatur skor kepercayaan pilihan mereka untuk menyaring postingan yang kurang terpercaya. Operation Bluebird juga berencana menggunakan Vera untuk moderasi konten.



(vmp/vmp)




Hide Ads