15 Ular Paling Mematikan di Dunia, Dua Ada di Indonesia
Pool - detikInet
Tautan telah disalin
Jakarta -
Di dunia ini, ada belasan spesies ular yang berbahaya bagi manusia karena berbisa atau melilit fatal. Waspada, karena ada dua spesies di Indonesia.
King cobra adalah ular yang sangat berbisa. Sekali digigit, manusia hanya punya waktu sekitar 30 menit untuk hidup.Β Bisa ular kobra bahkan bisa membunuh seekor gajah jantan dewasa.Β King cobra adalah spesies ular berbisa terpanjang di dunia dan tersebar dari India hingga Asia Tenggara. Di Indonesia, jenis ular kobra yang endemik adalah Naja sputatrix atau Kobra Jawa yang merupakan endemik di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara. (Foto: articlesvally)
Ini adalahΒ ular eastern brownsnake atau common brownsnake, adalah spesies ular cokelat berbisa yang tersebar di Australia bagian timur dan tengah, dan di Pulau Papua bagian selatan. Ular ini memiliki bisa yang cukup kuat untuk membunuh manusia dewasa. (Foto: articlesvally)
Ular karung atau ular belalai gajah alias Elephant trunk snake, adalah sejenis ular air yang endemik di kepulauan Indonesia. Ular ini sekerabat dengan ular kadut (Acrochordus granulatus). Mirip dengan belalai gajah,Β ini memiliki kulit kendor dan keriput yang dapat tumbuh sepanjang 3 meter. (Foto: articlesvally)
Ular laut peron (Acalyptophis peronii) adalah ular laut berbisa yang memiliki tonjolan di kepalanya. Ular ini termasuk salah satu ular laut paling mematikan di dunia dan dapat ditemukan di perairan dangkal di sekitar pulau-pulau di Pasifik. (Foto: articlesvally)
Ular Boomslang dari Afrika Selatan. Boomslang bergerak secepat kilat, dapat memanjat pohon, dan memiliki gigitan yang penuh dengan racun berbisa. (Foto: articlesvally)
Kobra Filipina (Naja philippinensis) adalah ular berbisa yang hidup di wilayah utara Filipina, seperti Luzon, Mindoro, Catanduanes, dan Masbate. Ular ini memiliki racun yang sangat mematikan dan dapat menyemburkan racun saraf hingga sejauh tiga meter. (Foto: articlesvally)
Ular viper bertanduk (Cerastes cerastes) adalah salah satu ular berbisa di gurun Afrika Utara dan Timur Tengah. Biasanya, ular ini ditemukan di Gurun Sahara, Mesir, dan Maroko. Efek racun yang berasal dari bisa ini juga dapat mengancam nyawa manusia jika terkena gigitannya, karena dapat menyebabkan pembekuan darah dan menyerang jantung. (Foto: articlesvally)
Ular Sisik Gergaji ada di India, China, dan Asia lainnya. Meskipun aktif di malam hari, ularΒ ini bergerak sangat cepat. Jika terkena bisa, rasa sakit, bengkak, dan pendarahan dari mulut adalah cobaan pertama yang akan dialami. Selain itu, tekanan darah akan menurun sementara detak jantung melambat.Β 4 sampai 5 minggu setelah gigitan, korban akan mengalami penderitaan yang melumpuhkan. Foto: articlesvally
Ini adalah ular Krait dari genung Bungarus yang endemik di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Semuanya ada 15 spesies termasuk ular welang dan ular weling di Indonesia. Ular jenis ini punya bisa mematikan. Pada malam hari,Β ular welang atau ular weling takkan ragu menggigit saat merasa terganggu. Jika membiarkan gigitannya tidak diobati, kerusakan saraf, kelumpuhan otot, dan kerusakan otak segera terjadi. (Foto: articlesvally)
Ular derikΒ adalah kelompok ular berbisa dariΒ genus Crotalinae yang tersebar di Amerika Utara. Ciri khas ular ini adalah ekornya yang terdiri dari segmen-segmen yang bisa menimbulkan suara yang keras bila digetarkan. Jika digigit ular derik, gigitannya tidak terlalu fatal untuk manusia jika segera ditangani. (Foto: articlesvally)
Kobra India (Naja naja) merupakan jenis ular kobra berukuran besar. Dalam mitos di India, kobra India dihormati dan biasa digunakan oleh para pawang ular. Saat digigit, korban akan mengalami kelumpuhan yang dapat menyebabkan gagal napas atau bahkan serangan jantung. (Foto: articlesvally)
Tiger Keelback, juga dikenal sebagai Yamakagashi, atau ular air Jepang. Spesies ini kebanyakan ditemukan di Asia Timur. Ular ini agak pemalu, namun sangat berbahaya. Ular aneh ini dapat mengkonsumsi makhluk beracun, menyimpan makhluk tersebut dalam kelenjar mereka sendiri, sebelum mereka benar-benar melepaskannya nanti. (Foto: articlesvally)
Black Mamba, ular ini memiliki kemampuan yang kuat untuk menyerang korban hingga 12 kali secara berurutan dan setiap gigitannya dipenuhi dengan tingkat neurotoksin yang mengerikan. Satu gigitannya hampir 100% mematikan dengan kematian yang bisa terjadi dalam waktu 15 menit. (Foto: articlesvally)
Jararaca adalah jenis ular berbisa di Amerika Selatan. Bisa ular ini mengandung campuran racun mematikan. Korban yang kena racunnya akan merasakan rasa sakit yang luar biasa, pendarahan yang mengancam jiwa, dan gagal ginjal. (Foto: articlesvally)
Anaconda, adalah ular besar legendaris dari daerah tropis Amerika Selatan. Anaconda bukan ular berbisa, tapi justri metode memangsanya jauh lebih mengerikan. Anaconda melilit korban dan meremasnya hingga benar-benar hancur dan kehabisan napas. Setelah itu barulah ular ini akan menelan korbannya secara utuh. (Foto: articlesvally)