×
Ad

Misi Darurat NASA: Selamatkan Observatorium 'Swift' dari Kehancuran

Anggoro Suryo - detikInet
Senin, 06 Jul 2026 12:29 WIB
Foto: Katalyst Space Technologies
Jakarta -

Observatorium luar angkasa Swift milik NASA yang diluncurkan pada tahun 2004 kini berada dalam bahaya besar. Badai matahari yang terjadi baru-baru ini telah mendorong orbit satelit tersebut menjadi semakin rendah, sehingga memunculkan risiko hancur terbakar di atmosfer Bumi pada tahun ini.

Untuk mencegah insiden tersebut, NASA telah menggandeng startup antariksa Katalyst Space Technologies. Wahana antariksa milik perusahaan tersebut, yang diberi nama Link, telah resmi diluncurkan pada hari Jumat lalu dengan misi krusial: mencegat Swift--yang tidak memiliki sistem propulsi mandiri--dan mengangkat orbitnya kembali ke posisi semula.

Saat ini, Observatorium Swift mengorbit pada ketinggian kritis 224 mil (sekitar 360 km), dan wahana Link ditargetkan mampu mengangkatnya sekitar 150 mil lebih tinggi, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Senin (6/7/2026).

Menggunakan wahana antariksa berlengan tiga untuk mengangkat satelit sejauh 150 mil di orbit tentu bukanlah perkara mudah. Namun, kecepatan Katalyst dalam merakit misi ini dinilai sangat mengesankan.

  • Batas Waktu Ketat: NASA mengharuskan pihak perusahaan untuk bekerja ekstra cepat karena posisi Swift diproyeksikan akan menjadi terlalu rendah dan mustahil untuk diselamatkan pada bulan Oktober mendatang.
  • Investasi Penyelamatan: Hanya dalam waktu sembilan bulan persiapan dan menelan biaya sebesar USD 30 juta (sekitar Rp 488 miliar), misi bantuan penyelamatan akhirnya mengangkasa untuk menyelamatkan aset NASA yang bernilai hingga USD 500 juta (sekitar Rp 8,1 triliun) tersebut.

Sebagai informasi, Neil Gehrels Swift Observatory memiliki fungsi utama untuk mempelajari ledakan sinar gamma (gamma-ray bursts). Pengamatan ini menjadi salah satu instrumen penting bagi para ilmuwan dalam memahami fenomena pada masa-masa awal terbentuknya alam semesta.



Simak Video "Video: Bikin Bangga! Siswa SMA di Pinrang Dapat Penghargaan dari NASA"

(asj/asj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork