Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Artemis II Bisa Streaming Video 4K ke Bumi via Teknologi Laser

Artemis II Bisa Streaming Video 4K ke Bumi via Teknologi Laser


Anggoro Suryo - detikInet

Misi Artemis II NASA berhasil diluncurkan dari Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida. (Reuters: Joe Skipper)
Foto: Reuters: Joe Skipper
Jakarta -

Misi Artemis II dari NASA tidak hanya menjadi lompatan besar bagi perjalanan manusia ke ruang angkasa, tetapi juga membawa peningkatan drastis pada cara kita menonton dari Bumi. NASA memperkenalkan sistem komunikasi laser terbaru yang mampu mengirimkan video beresolusi Ultra-High-Definition (4K) langsung dari jarak bulan.

Sistem baru ini dikenal sebagai Orion Artemis II Optical Communications (O2O). Teknologi ini memungkinkan para astronot di dalam pesawat ruang angkasa Orion mengirimkan rekaman 4K dengan kecepatan hingga 260 Mbps. Ini adalah evolusi besar dari transmisi berbasis radio era Apollo yang ikonik namun terbatas, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Minggu (5/4/2026).

Penggunaan komunikasi optik (laser) memberikan beberapa keunggulan teknis dibandingkan sistem radio konvensional:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT
  • Kecepatan Data Tinggi: Selain video dan foto, O2O akan mengirimkan rencana penerbangan, prosedur, dan menjadi penghubung utama dengan kendali misi di Bumi.
  • Efisiensi Ruang dan Berat: Perangkat laser jauh lebih ringan dan memakan lebih sedikit ruang di dalam kapsul Orion dibandingkan sistem radio tradisional. Hal ini memberikan ruang ekstra bagi awak dan peralatan penelitian.
  • Fisibilitas Tinggi: Dibandingkan transmisi hitam-putih era Apollo, O2O menawarkan kesetiaan gambar (fidelity) yang jauh lebih tinggi.

Untuk mendukung koneksi berkecepatan tinggi ini, NASA telah menyiapkan dua stasiun bumi di Las Cruces, New Mexico, dan Table Mountain, California. Kedua lokasi ini dipilih karena kondisi langitnya yang konsisten cerah--syarat mutlak agar komunikasi optik tidak terganggu atmosfer.

Perangkat Canggih dan Sistem Cadangan

Para astronot Artemis II akan menggunakan kamera digital Nikon untuk mengabadikan lanskap bulan, termasuk sisi jauh bulan yang mungkin belum pernah dilihat langsung oleh manusia. Data visual ini akan dikirim secara real-time melalui sistem O2O.

Meskipun teknologi laser menjadi bintang utama, NASA tidak meninggalkan sistem lama. Pesawat Orion tetap akan terhubung melalui Deep Space Network (DSN)--jaringan antena global di California, Spanyol, dan Australia. DSN akan berfungsi sebagai cadangan kritis jika kondisi atmosfer bumi menghalangi transmisi laser.

Namun perlu diketahui, sistem komunikasi tersebut akan berhenti selama 41 menit saat Orion melintas di belakang bulan. Massa padat bulan akan memblokir sinyal laser maupun radio hingga pesawat terhubung kembali dengan pusat kendali misi.




(asj/rns)






Hide Ads