×
Ad

Ini Rencana NASA Bangun Pangkalan Permanen di Bulan

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 16 Mar 2026 17:31 WIB
Foto: NASA
Jakarta -

Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, menargetkan pembangunan pangkalan permanen di Bulan pada sekitar tahun 2030. Fasilitas ini dirancang sebagai tempat manusia tinggal dan bekerja dalam jangka panjang, sekaligus menjadi batu loncatan untuk misi eksplorasi lebih jauh, termasuk ke Mars.

Rencana ini menjadi bagian dari program eksplorasi Bulan Artemis, yang bertujuan mengembalikan manusia ke Bulan dan membangun keberadaan manusia secara berkelanjutan di sana. Program tersebut juga melibatkan berbagai mitra internasional dan perusahaan swasta di industri antariksa.

Dikutip dari The Conversation, Senin (16/3/2026) para ilmuwan menyebut pangkalan Bulan nantinya bukan sekadar lokasi pendaratan, melainkan laboratorium sains dan pusat teknologi untuk menguji kemampuan manusia hidup di luar Bumi.

Rencana NASA adalah membangun pangkalan di wilayah kutub selatan Bulan, area yang diyakini memiliki cadangan es air di dalam tanah. Air ini bisa diolah menjadi oksigen untuk bernapas serta bahan bakar roket.

Lokasi tersebut juga memiliki kondisi geografis yang mendukung eksplorasi dan penelitian ilmiah jangka panjang. Sebelum manusia menetap, misi robot akan dikirim lebih dahulu untuk mempersiapkan lokasi. Robot ini diperkirakan akan meratakan permukaan Bulan dan bahkan melelehkan debu Bulan (regolith) untuk dijadikan bahan konstruksi.

Teknologi seperti pencetakan 3D menggunakan material Bulan juga diperkirakan akan digunakan untuk membangun habitat dan infrastruktur dasar. Dengan pendekatan ini, sebagian besar konstruksi bisa dilakukan sebelum astronaut tiba di lokasi.

Salah satu tantangan terbesar tinggal di Bulan adalah penyediaan energi. NASA bahkan berencana menempatkan reaktor nuklir kecil di permukaan Bulan sekitar tahun 2030 untuk menyediakan listrik secara stabil.

Administrator NASA menegaskan bahwa energi sangat penting untuk mendukung kehidupan manusia dan operasi teknologi di Bulan.

"Untuk memiliki pangkalan di Bulan, kita membutuhkan energi," ujar pejabat NASA dalam penjelasan terkait proyek reaktor tersebut.

Reaktor ini diperkirakan mampu menyediakan daya hingga sekitar 100 kilowatt dan dapat beroperasi selama bertahun-tahun tanpa pengisian bahan bakar ulang. Langkah menuju pangkalan permanen dimulai lewat serangkaian misi Artemis. Misi berawak akan kembali ke Bulan dalam beberapa tahun ke depan, sementara misi berikutnya akan membawa peralatan untuk membangun infrastruktur dasar.

Salah satu misi penting adalah Artemis V, yang direncanakan meluncur sekitar 2028 dan menjadi bagian awal pembangunan fasilitas permanen di permukaan Bulan. Jika rencana ini berjalan lancar, manusia bisa mulai tinggal dan bekerja secara rutin di Bulan dalam dekade ini. Pangkalan tersebut diharapkan menjadi langkah besar menuju eksplorasi ruang angkasa yang lebih jauh, termasuk perjalanan manusia pertama ke Mars.



Simak Video "Video: Astronaut Jepang Abadikan Fenomena Aurora Borealis dari Luar Angkasa"

(rns/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork