Suhu dingin ekstrem dari gelombang musim dingin yang akan datang di Amerika Serikat bisa membuat beberapa pohon meledak. Demikian klaim sebuah unggahan viral di media sosial. Apakah benar?
"POHON MELEDAK mungkin terjadi di Midwest dan Northern Plains pada hari Jumat dan Sabtu, karena suhu diperkirakan turun hingga 20 derajat DI BAWAH nol!" tulis Max Velocity, konten kreator cuaca, di X.
Suhu sangat dingin ini berasal dari gelombang udara Arktik yang bergerak ke selatan. National Weather Service (NWS) memperkirakan suhu dingin yang mengancam nyawa dan potensi sensasi dingin angin hingga serendah minus 46 derajat Celsius di seluruh Northern Plains.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, bisakah suhu dingin ekstrem membuat pohon meledak? Itu tergantung definisi 'meledak'. Pohon bisa retak dalam kondisi sangat dingin karena getahnya. Zat ini biasanya tetap cair bahkan dalam suhu beku, namun ketika suhu sangat dingin, seperti minus 29 derajat Celcius, getah akan membeku. Di beberapa tempat, gelombang Arktik yang datang kemungkinan akan cukup dingin untuk membekukan getah pohon, menyebabkannya memuai dengan cepat.
"Hal itu menciptakan banyak tekanan fisik yang dapat menyebabkan retakan beku muncul tiba-tiba, dahan bisa patah, dan orang-orang mendengar suara retakan sangat keras dari pohon, hampir seperti suara tembakan," ujar Bill McNee dari Departemen Sumber Daya Alam Wisconsin yang dikutip detikINET dari Live Science, Jumat (23/1/2026).
Retakan biasanya hanya memengaruhi sebagian pohon, namun dalam kasus yang jarang, ledakan bisa saja terjadi. "Saya belum pernah melihat kerusakannya secara langsung, tapi dari apa yang saya lihat dan baca, kejadian di mana tekanan yang begitu besar tiba-tiba terlepas di dalam pohon hingga membuatnya hampir meledak adalah hal yang jarang terjadi," kata McNee.
Meteorolog Cody Matz juga menanggapi klaim ledakan tersebut dengan menulis bahwa hal itu bisa terjadi namun sangat jarang. Adapun South Dakota News Watch menyimpulkan klaim pohon bisa meledak saat cuaca dingin ekstrem menyesatkan, namun patahan dan retakan akibat suhu bisa terdengar seperti ledakan.
Terlepas dari apakah pohon bisa meledak, beberapa daerah berpeluang mengalami fenomena retakan langka tersebut. NWS memperkirakan suhu di bawah minus 28 C di beberapa bagian North Dakota, Minnesota, dan Wisconsin. "Gelombang Arktik ini disertai angin kencang, menyebabkan sensasi dingin angin berbahaya," tulis perwakilan NWS.
Udara Arktik juga diperkirakan akan memicu badai musim dingin yang masif dan bertahan lama. AccuWeather melaporkan badai musim dingin ini diperkirakan akan membawa salju lebat dan es kepada lebih dari 150 juta orang di 24 negara bagian mulai hari Jumat hingga akhir pekan.
(fyk/fay)