Negara dengan Penduduk Terbanyak, China Bakal Disalip India

Negara dengan Penduduk Terbanyak, China Bakal Disalip India

ADVERTISEMENT

Negara dengan Penduduk Terbanyak, China Bakal Disalip India

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 13 Jul 2022 11:46 WIB
A man walks in a pond on a smoggy morning in New Delhi, India, October 31, 2016. REUTERS/Cathal McNaughton
Negara dengan Penduduk Terbanyak, China Bakal Disalip India. Foto: REUTERS/Cathal McNaughton.
Jakarta -

China selama ini adalah negara dengan populasi penduduk terbesar di dunia. Namun predikat itu diprediksi bakal tergeser oleh India tidak lama lagi.

Laporan terbaru dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyebut bahwa populasi India akan menyalip China pada 2023 atau tahun depan. Saat ini, jumlah penduduk di kedua negara sama-sama di kisaran 1,4 miliar.

Seperti dikutip detikINET dari CNN, dalam laporan PBB itu, populasi dunia diperkirakan bakal mencapai angka 8 miliar pada November 2022 mendatang, kemudian bakal bertambah lagi menjadi 8,5 miliar di 2030 dan 10,4 miliar di 2100, karena melambatnya angka kematian berkat semakin bagusnya layanan kesehatan.

Sebenarnya di sisi lain, angka kesuburan populasi dunia menurun. Di tahun 2021, rata-rata kesuburan adalah 2,3 kelahiran per wanita, anjlok dari sebelumnya 5 kelahiran per wanita di 1950. Kesuburan global bahkan diestimasi akan semakin anjlok ke angka 2,1 kelahiran per wanita di tahun 2050.

"Ini adalah saatnya untuk merayakan keberagaman kita, mengakui kemanusiaan kita yang sama, dan mengagumi kemajuan di kesehatan yang memperpanjang usia dan menurunkan secara dramatis kematian ibu dan anak," kata Sekjen PBB, Antonio Guterres dalam pernyataannya.

Namun ia mengingatkan bahwa planet Bumi harus semakin dilestarikan di tengah pertumbuhan populasi dan banyaknya tantangan. Laporan PBB itu juga mencatat bahwa setengah dari peningkatan populasi global akan terkonsentrasi di 8 negara saja, yaitu Republik Demokratik kongo, Mesir, Ethiopia, India, Nigeria, Pakistan, Filipina dan Tanzania.

Sementara itu, populasi di 62 negara, terutama di negara-negara maju, akan turun 1% atau bahkan lebih antara tahun 2022 sampai 2050, dipicu oleh kian turunnya kesuburan.



Simak Video "Populasi Negaranya Menyusut, Warga China Enggan Punya Banyak Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT