Asal Suara Misterius Alam Semesta Mulai Terkuak

Asal Suara Misterius Alam Semesta Mulai Terkuak

Aisyah Kamaliah - detikInet
Sabtu, 15 Jan 2022 06:17 WIB
Galaxy panoramic, star cluster and nebula shining in a milky way - High definition background
Asal Suara Misterius Alam Semesta Mulai Terkuak. Foto: Getty Images/iStockphoto/titoOnz
Jakarta -

Sudah sejak lama suara misterius di alam semesta menjadi pertanyaan menarik para ilmuwan. Kini, ilmuwan mulai menemui titik terang. Kemungkinan suara itu berasal dari peristiwa besar yang terjadi.

Melansir Science Alert, Sabtu (15/1/2022) peristiwa itu bisa berarti kejadian terkait lubang hitam atau penggabungan bintang neutron, supernova dan lain sebagainya. Sudah seharusnya peristiwa tersebut mengirimkan gelombang gravitasi yang berdering melintasi ruang-waktu.

Efek gabungan dari semua gelombang ini adalah menciptakan suara dengungan samar yang menembus seluruh alam semesta. Latar belakang gelombang gravitasi ini diprediksi lemah dan sangat sulit dideteksi. Namun demikian, setahun yang lalu, para ilmuwan dengan kolaborasi NanoGRAV internasional mengatakan bahwa mereka mungkin telah melakukan hal itu.

"Ini adalah sinyal yang sangat menarik!" kata astrofisikawan Siyuan Chen dari Observatory of Paris dan CNRS di Prancis.

"Meskipun kami belum memiliki bukti yang pasti, kami mungkin mulai mendeteksi latar belakang gelombang gravitasi," lanjutnya.

Seperti yang dijelaskan tahun lalu, sinyal tersebut berasal dari pengamatan jenis bintang mati yang disebut pulsar. Ini adalah bintang neutron yang memancarkan sinar gelombang radio dari kutubnya saat mereka berputar pada kecepatan milidetik (mirip blender di dapur).

Yang pasti, suara misterius juga dipengaruhi jarak spasial. Jika sinyalnya terlalu lemah, kemungkinan karena jarak yang sangat jauh. Kendati demikian, ilmuwan masih terus mencari sinyal lain yang bisa didapatkan dari sumber berbeda. Hal ini diungkap oleh astrofisikawan Boris Goncharov dari Gran Sasso Science Institute di Italia.

"Misalnya, mungkin itu bisa dihasilkan dari kebisingan yang ada dalam data masing-masing pulsar yang mungkin telah dimodelkan secara tidak benar dalam analisis kami," ucapnya.

Itu berarti masih banyak lagi penelitian yang dibutuhkan sebelum kita dapat secara definitif mengklaim asal suara misterius di semesta. Akan tetapi, sumber yang paling mungkin saat ini adalah tabrakan antara beberapa objek di semesta seperti lubang hitam supermasif.

"Deteksi gelombang gravitasi dari populasi biner lubang hitam besar atau dari sumber kosmik lain akan memberi kita wawasan yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang bagaimana galaksi terbentuk dan tumbuh, atau proses kosmologis yang terjadi di alam semesta bayi," jelas astrofisikawan Alberto Vecchio dari University of Birmingham di Inggris. Penelitian tim telah diterbitkan dalam Royal Astronomical Society.



Simak Video "Ilmuwan Dapatkan Visual Lubang Hitam di Pusat Galaksi Bima Sakti"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)