Empat Astronaut NASA Akan Nyoblos dari Luar Angkasa

Empat Astronaut NASA Akan Nyoblos dari Luar Angkasa

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 02 Okt 2020 09:40 WIB
SpaceX NASA Crew-1
Empat Astronaut NASA Akan Nyoblos dari Luar Angkasa Foto: SpaceX
Jakarta -

Pemilihan presiden Amerika Serikat akan dilaksanakan tidak lama lagi. Empat astronaut NASA yang akan tinggal di International Space Station (ISS) pun berencana untuk menggunakan hak pilihnya dari luar angkasa.

Astronaut pertama yang akan tiba di ISS menjelang pilpres AS adalah Kate Rubins yang akan terbang menggunakan roket Soyuz milik Rusia pada 14 Oktober. Dalam konferensi pers, Rubins mengatakan ia berencana untuk nyoblos dari luar angkasa.

"Saya rasa memilih sangat penting bagi semua orang. Jika kami bisa melakukannya dari luar angkasa, maka saya rasa orang lain juga bisa melakukannya dari permukaan Bumi," kata Rubins, seperti dikutip detikINET dari The Verge.

Tiga astronaut NASA lainnya akan bergabung dengan Rubins yaitu Mike Hopkins, Victor Glover dan Shannon Walker. Ketiganya akan meluncur pada 31 Oktober menggunakan roket dan kapsul milik SpaceX bersama dengan astronaut Jepang Soichi Noguchi.

"Kita semua berencana untuk memilih dari luar angkasa," kata Walker dalam konferensi pers.

"NASA sudah bekerja sangat baik dengan banyak organisasi pemilihan umum yang berbeda, karena kita semua memilih di daerah yang berbeda. Tapi lebih mudah bagi kami untuk mengatakan kita akan memilih dari luar angkasa, jadi itu yang akan kita lakukan," sambungnya.

Mengisi surat suara dari luar angkasa sebenarnya termasuk proses yang cukup mudah. NASA telah mengurus astronaut di ISS selama lebih dari 20 tahun, jadi mereka telah berpengalaman untuk membantu astronaut nyoblos saat pemilu.

Sebelum terbang, astronaut NASA harus mengisi Federal Post Card Application, formulir yang sama yang digunakan oleh anggota militer untuk pemungutan suara saat sedang ditugaskan di negara lain.

Setelah disetujui, panitia pemilihan di daerah asal astronaut akan mengirimkan surat suara percobaan ke NASA dalam bentuk PDF yang diamankan.

NASA kemudian akan menguji apakah surat suara percobaan ini bisa diisi dari luar angkasa menggunakan komputer yang ada. Jika berhasil, maka Mission Control Center NASA akan mengirimkan surat suara kepada astronaut lewat email pada hari pemilihan.

Astronaut kemudian mengisi surat suara tersebut sesuai pilihannya dan dikirimkan kembali ke NASA lewat email. Surat suara tersebut kemudian dikirimkan ke kantor pemungutan suara di daerah asal astronaut untuk dihitung bersama surat suara lainnya.



Simak Video "18 Astronaut NASA Bersiap Jalankan Misi Artemis ke Bulan"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/rns)