Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
MacBook Pro Berubah Total Gara-gara M5 Pro & Max

MacBook Pro Berubah Total Gara-gara M5 Pro & Max


Adi Fida Rahman - detikInet

Chip M5 Pro dan Max
MacBook Pro Berubah Total Gara-gara M5 Pro & MaxFoto: Apple
Daftar Isi
Jakarta -

Apple resmi memperkenalkan chip terbaru mereka, M5 Pro dan M5 Max, yang langsung mengubah wajah MacBook Pro generasi terbaru. Bukan sekadar peningkatan spesifikasi, Apple menyebut keduanya sebagai chip paling canggih untuk laptop profesional saat ini, dengan fokus besar pada performa AI, grafis, dan efisiensi daya.

Perubahan paling mendasar datang dari arsitektur baru bernama Fusion Architecture. Apple menggabungkan dua die generasi ketiga 3 nanometer menjadi satu system on a chip (SoC) melalui teknologi packaging canggih berbandwidth tinggi dan latensi rendah.

Di dalamnya terintegrasi CPU 18-inti, GPU generasi berikutnya dengan Neural Accelerator di setiap inti, Media Engine terbaru, Neural Engine 16-inti yang lebih cepat, pengendali memori terpadu, hingga dukungan Thunderbolt 5 langsung di dalam chip. Pendekatan ini membuat performa meningkat drastis tanpa mengorbankan efisiensi daya-ciri khas Apple silicon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"M5 Pro dan M5 Max merupakan lompatan besar bagi Apple silicon, memanfaatkan Fusion Architecture baru kami untuk meningkatkan skala Apple silicon sambil tetap mempertahankan prinsip utamanya, yaitu integrasi, efisiensi daya, dan memori terintegrasi," kata Johny Srouji, Senior Vice President, Hardware Technologies di Apple.

"Kedua chip ini menekankan laju inovasi kami yang tanpa henti, melalui integrasi CPU tercepat di dunia, GPU generasi berikutnya dengan Neural Accelerator, Neural Engine yang lebih cepat, dan arsitektur memori terintegrasi bandwidth tinggi - menghasilkan perpaduan tak tertandingi akan performa, efisiensi, dan kemampuan AI yang mengagumkan pada perangkat untuk MacBook Pro."

Chip M5 Pro dan MaxM5 Pro dan M5 Max dijanjikan dapat mempermudah memproses kumpulan data besar dalam aplikasi seperti MATLAB. Foto: Apple

M5 Pro

M5 Pro dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional seperti modeler data, sound designer, dan mahasiswa STEM. Chip ini memadukan CPU 18-inti dengan GPU generasi berikutnya hingga 20-inti yang masing-masing dilengkapi Neural Accelerator.

Jantung dari M5 Pro adalah CPU 18-inti baru dengan konfigurasi 6 "super core" dan 12 "performance core" anyar. Super core diklaim sebagai inti prosesor dengan performa single-threaded tercepat di dunia, berkat peningkatan bandwidth front-end, hierarki cache baru, dan branch prediction yang disempurnakan. Untuk performa multithreaded, kombinasi kedua jenis inti ini memberikan peningkatan signifikan.

Dukungan memori terpadu mencapai 64GB dengan bandwidth 307GB/s. Untuk performa AI, puncak GPU compute-nya mencapai 4 kali lipat dari M4 Pro dan 6 kali lipat dari M1 Pro. Grafisnya juga meningkat 20% berkat shader core yang ditingkatkan dengan second-generation dynamic caching. Untuk aplikasi yang menggunakan ray tracing, M5 Pro memberikan peningkatan grafis hingga 35 persen dibanding M4 Pro.

Chip M5 Pro dan MaxDengan mesin ray-tracing generasi ketiga Apple di M5 Pro dan M5 Max, pengguna merasakan peningkatan grafis hingga 35% dibandingkan generasi sebelumnya saat merender desain 3D yang rumit dengan detail luar biasa. Foto: Apple

M5 Max

Bagi pengguna dengan kebutuhan ekstrem seperti animator 3D, developer aplikasi, dan peneliti AI, M5 Max adalah jawabannya. Chip ini menggandakan jumlah inti GPU M5 Pro menjadi hingga 40-inti, dipadukan dengan CPU 18-inti yang sama.

Keunggulan utamanya ada pada dukungan memori terpadu hingga 128GB dengan bandwidth mencengangkan 614GB/s. Ini memungkinkan pengguna bekerja dengan scene 3D kompleks, dataset raksasa, dan token generation untuk Large Language Models (LLMs) dengan kecepatan luar biasa.

Performa CPU-nya menawarkan peningkatan hingga 15% untuk beban kerja multithreaded dibanding M4 Max. Sementara untuk performa AI, M5 Max mencapai 6 kali lipat dari M1 Max. Grafisnya juga meningkat 20% dibanding M4 Max, dan untuk aplikasi ray tracing, performanya melonjak hingga 30%.

Kedua chip ini juga dilengkapi Neural Engine 16-inti yang lebih cepat, Media Engine terbaru dengan dukungan hardware-accelerated AV1 decode, serta fitur keamanan Memory Integrity Enforcement. Yang paling menarik, MacBook Pro dengan chip ini akan menjadi perangkat pertama di industri dengan implementasi Thunderbolt 5 paling mumpuni, berkat controller custom-designed langsung di dalam chip.

Chip M5 Pro dan MaxM5 Pro dan M5 Max memaksimalkan potensi penuh LLM di LM Studio. Foto: Apple

Melihat spesifikasinya, M5 Pro dan M5 Max bukan sekadar pembaruan rutin. Apple secara agresif memperkuat posisi MacBook Pro sebagai workstation mobile untuk era AI. Tak hanya sekadar cepat, MacBook Pro dengan M5 Pro dan M5 Max juga semakin cerdas.

MacBook Pro dengan M5 Pro dan M5 Max sudah dapat dipesan mulai 4 Maret 2026 di sejumlah negara, Kedua perangkat bakal segera hadir di Indonesia.




(afr/afr)






Hide Ads