Elon Musk Ungkap Cara Tanam Komputer di Otak Manusia

Elon Musk Ungkap Cara Tanam Komputer di Otak Manusia

- detikInet
Rabu, 02 Sep 2020 05:48 WIB
Neuralink
Menanam chip Neuralink ke otak manusia. Foto: Neuralink
Jakarta -

Bukan Elon Musk kalau tidak tinggi ambisinya. Melalui Neuralink, salah satu perusahaan yang ia pimpin di samping Tesla dan SpaceX, pria kelahiran Afrika Selatan ini punya tujuan memasang chip komputer ke otak manusia untuk menyembuhkan beragam penyakit serta kegunaan lainnya.

Dalam presentasinya beberapa waktu silam, Musk mengklaim Neuralink sudah sukses memasang chip pada babi tanpa efek samping. Seekor babi yang dinamakan Gertrude dapat dibaca sinyal otaknya melalui chip yang tertanam di kepala itu.

Chip berdiameter 23 milimeter, dipasang dengan mencongkel tengkorak otak berukuran sama. Saat dipasang, chip ini diklaim dapat membaca otak ataupun menuliskan informasi yang diinginkan. Berbagai macam penyakit pun disebutnya dapat sembuh.

"Semua indera kalian, penglihatan, pendengaran, perasaan, kesakitan, semuanya itu adalah sinyal listrik yang dikirim oleh neuron ke otak," sebut Musk.

"Dan jika kalian bisa memperbaiki sinyal itu, kalian bisa menyelesaikan segalanya dari hilang ingatan sampai hilang pendengaran, kebutaan, lumpuh, depresi, insomnia, sakit ekstrem, kejang, adiksi, stroke, kerusakan otak," klaimnya.

Menurut Elon Musk, chip itulah yang akan berperan menyembuhkan banyak penyakit itu. "Neuron itu seperti kabel, dan istilahnya kalian membutuhkan benda elektronik untuk menyelesaikan masalah elektronik," katanya mengilustrasikan.

NeuralinkRobot pemasang chip Neuralink ke otak manusia. Foto: Neuralink

Bagaimana cara memasangnya? Operasi akan dilakukan oleh robot yang membuka lubang seukuran koin di otak, lalu memasukkan chip itu. Robot akan memasangnya dengan akurat sehingga tidak akan terjadi kerusakan di otak atau aliran darahnya. Kemudian bagian itu akan dilekatkan dengan lem operasi.

Musk menyebut operasi nantinya diharapkan dapat berlangsung kurang dari satu jam dan tidak perlu dibius total, kemudian pasien dapat meninggalkan rumah sakit di hari yang sama.

"Kami merasa percaya diri prosedur ini dapat dilakukan kurang dari satu jam. Jadi pada dasarnya Anda pergi di pagi hari dan meninggalkan rumah sakit di siang hari," tutur Elon Musk.

Lalu berapa harga untuk melangsungkan operasi pemasangan chip? Musk mengakui pada awalnya akan mahal. Tapi seiring berjalannya waktu dan produksi chip massal, harganya mungkin akan turun walau masih di kisaran ribuan dollar.

"Seharusnya mungkin untuk menjadi sama seperti operasi lasik dan perangkat elektroniknya sendiri takkan sangat mahal karena menggunakan komponen yang dibuat dalam volume sangat tinggi, dalam puluhan juta unit, untuk smartphone atau smartwatch juga," papar Musk.

Robot untuk operasi sudah tersedia prototipenya walaupun kapan percobaan implan ke manusia belum jelas. Pembuatannya diserahkan pada perusahaan di San Francisco, Woke. Warnanya dominan putih dan ada tempat untuk meletakkan kepala.

"Meski mungkin pasien tidak melihat mesin ini beraksi, penting untuk tetap membuat robot yang tidak mengintimidasi. Juga perlu untuk memenuhi kriteria medis dalam hal kebersihan dan perawatan, sehingga aman," cetus perusahaan tersebut.

Selain untuk menyembuhkan penyakit, chip komputer itu diharapkan nantinya punya banyak manfaat lain, terutama untuk membantu manusia menjadi 'lebih canggih' dan dapat menyamai laju kecerdasan buatan. Manusia mungkin dapat mengendalikan perangkat cukup dengan perintah dari otaknya atau bahkan telepati.

(fyk/fay)