Elon Musk Pamer Babi yang Otaknya Ditanam Komputer

Elon Musk Pamer Babi yang Otaknya Ditanam Komputer

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 29 Agu 2020 17:30 WIB
Tesla and SpaceX Chief Executive Officer Elon Musk hugs his brother Kimbal Musk during an event at the Vehicle Assembly Building on Saturday, May 23, 2020, at NASAs Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Fla. The event occurred after a rocket ship designed and built by SpaceX lifted off on Saturday with two Americans on a history-making flight to the International Space Station. House Minority Leader Kevin McCarthy of Calif., applauds at right. (AP Photo/Alex Brandon)
Elon Musk. Foto: AP/Alex Brandon
San Francisco -

Neuralink, salah satu perusahaan Elon Musk, memamerkan uji coba penanaman chip komputer pada makhluk hidup, yaitu babi untuk saat ini. Nantinya, chip tersebut akan ditujukan untuk otak manusia jika sudah dipandang efektif dan aman.

Menanam chip ini disebut Musk bertujuan untuk membantu mengobati beragam penyakit pada manusia, misalnya pikun, Alzheimer atau cedera tulang belakang. Bahkan suatu saat nanti diharapkan, dapat terintegrasi dengan kecerdasan buatan dan dapat mengendalikan perangkat seperti smartphone.

"Perangkat yang diimplan (ke otak) sebenarnya dapat menyelesaikan masalah tersebut," kata Musk dalam presentasinya. Kondisi seperti depresi, imsonia, hilang ingatan sampai pendengaran kurang menurutnya akan dapat disembuhkan dengannya.

Awalnya, uji coba implan ke otak manusia disebut Musk dapat berlangsung di akhir tahun ini, tapi tampaknya bakal mundur. Untuk saat ini, uji coba dilakukan pada babi yang dinamai Musk sebagai Gertrude.

Gertrude dipasang dengan chip Neuralink di salah satu bagian otaknya, yang dapat mengontrol hidungnya. Saat mencium sesuatu, tampak ada peningkatan aktivitas saraf yang dapat disaksikan grafiknya.

NeuralinkBabi yang diujicoba Neuralink. Foto: Global News

Dikutip detikINET dari Reuters, Elon Musk menyatakan sudah tiga babi diujicoba. Menurutnya, semuannya dalam keadaan sehat, bahagia dan tak dapat dibedakan dengan babi pada umumnya.

Chip yang diimplan ukurannya sekitar 23 milimeter dengan kabel-kabel sangat kecil. "Saya bisa saja sudah memakai Neuralink saat ini dan Anda tidak akan tahu. Mungkin saja saya sudah melakukannya," kata pemimpin Tesla dan SpaceX ini.

Uji coba ini disambut baik dan dianggap potensial, terutama karena ukuran chip yang sangat kecil walau masih butuh studi panjang untuk menerapkan pada manusia. "Sistem implan penuh pada babi ini impresif," sebut Sergey Stavisky, ahli saraf dari Stanford University.

Elon Musk berharap suatu saat nanti, chip itu benar-benar dapat bermanfaat bagi manusia. Tidak saja untuk menyembuhkan penyakit atau mengendalikan smartphone, tapi mungkin juga untuk melakukan telepati.



Simak Video "Elon Musk Umumkan Peluncuran Tesla Bot Tahun Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)