Elon Musk Ungkap Cara Tanam Komputer ke Otak Babi, Nanti ke Manusia

Elon Musk Ungkap Cara Tanam Komputer ke Otak Babi, Nanti ke Manusia

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 29 Agu 2020 22:05 WIB
Elon Musk Ngopi Mars
Elon Musk. Foto: Twitter/Istimewa
San Francisco -

Elon Musk punya ambisi baru dengan memamerkan babi yang ditanam dengan chip komputer berukuran sangat kecil. Chip itu nantinya ditujukan untuk manusia, tapi saat ini uji coba dilakukan pada babi dan percobaan awalnya diklaim sukses. Bagaimana caranya dan apakah tidak sakit?

"Babi kami itu sehat dan bahagia, dia telah punya implan itu selama dua bulan," sebut Musk dalam presentasi chip dari perusahaan Neuralink yang ia pimpin. Ya, selain Tesla dan SpaceX, pria kelahiran Afrika Selatan itu juga menakhodai Neuralink.

Neuralink didirikan Musk pada tahun 2016 dengan tujuan menciptakan implan di otak yang diharapkan dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, terutama yang berhubungan dengan saraf. Dengan bantuan chip itu, manusia akan terbantu untuk melakukan lebih banyak hal.

Perangkat chip baru dari Neuralink menurut Musk jauh lebih kecil dari sebelumnya, diameternya 23 milimeter dan tidak membutuhkan komponen lain. Implan ke otak dilakukan oleh robot yang melakukan operasi dengan pembiusan lokal sehingga meminimalisir rasa sakit.

NeuralinkBabi yang ditanam chip Neuralink. Foto: Global News

Dalam uji coba ini, babi bernama Gertrude dipasang implan di otak yang berhubungan dengan penciuman. Saat ia mencium sesuatu, tampak dalam grafis ada peningkatan aktivitas di otaknya.

Dikutip detikINET dari Guardian, chip tersebut juga dapat diambil. Hal itu dilakukan di babi lain bernama Dorothy dan diklaim tak menimbulkan efek samping apapun.

"Apa yang diilustrasikan oleh Dorothy adalah Anda bisa memasang Neuralink, mengambilnya, dan tetap sehat, bahagia, serta tidak bisa dibedakan dari babi normal," papar Elon Musk.

NeuralinkIlustrasi pemasangan pada manusia. Foto: Neuralink

Selain menyembuhkan penyakit, Musk mengklaim akan ada banyak kegunaan lain jika nantinya bisa dipasang pada otak manusia. Misalnya saja telepati, mengendalikan smartphone, memanggil mobil Tesla, memainkan video game, sampai membantu orang yang cedera parah dapat kembali berjalan.

Sejauh ini, belum ada bukti ilmiah bahwa semua itu dapat dilakukan. Akan tetapi sepertinya, Elon Musk percaya diri seperti halnya pada proyek-proyek ambisius lain yang ia kerjakan.



Simak Video "Momen Lucu Ketika Elon Musk Lupa Nama Anaknya yang Rumit"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)