BlueRay Cargo Luncurkan Layanan Digital untuk Impor Barang Legal

BlueRay Cargo Luncurkan Layanan Digital untuk Impor Barang Legal

Inkana Putri - detikInet
Selasa, 23 Nov 2021 17:30 WIB
BlueRay Cargo Luncurkan Layanan Digital untuk Impor Barang Legal
Foto: BlueRay Cargo
Jakarta -

BlueRay Cargo luncurkan layanan digital BlueRayCargo.ID untuk memudahkan UMKM dan individu mengakses produk dari China untuk masuk ke Indonesia yang tidak tersedia di pasar lokal. Adapun layanan ini dapat diakses melalui website www.blueraycargo.id.

Mengusung sistem satu harga, BlueRayCargo.ID meminimalisir proses seperti mencari supplier, terjemahan bahasa, pengiriman internasional, bea dan cukai dan hal lain yang berhubungan dengan impor barang.

"Pelanggan bisa transaksi langsung di website dan kirim barang apapun kecuali terkena Lartas dan barang yang berbahaya yang diatur dalam UU yang berlaku, pengiriman mulai dari 0.1 CBM untuk laut dan 1 kg untuk udara dengan pengiriman tercepat karena kita operate sendiri dan bisa bayar dengan semua pembayaran termasuk pay later," ujar Direksi BlueRayCargo.ID, Yanti dalam keterangan tertulis, Selasa (23/11/2021).

Lebih lanjut, Yanti menjelaskan untuk menggunakan platform BlueRayCargo.ID, konsumen hanya perlu mendaftar via website secara gratis. Ia menyebut nantinya konsumen akan mendapatkan alamat gudang China sendiri sebagai tujuan alamat saat membeli barang di Alibaba, 1688 atau supplier di China lainnya.

Soal lama pengiriman, Yanti mengatakan proses pengirimannya hanya memakan waktu 5-10 hari kerja dari gudang hingga sampai ke rumah pelanggan. Di samping itu, konsumen juga dapat menikmati kemudahan pembayaran seperti pay later tanpa bunga di akhir bulan hingga penggantian kerugian hingga 100% jika barang hilang atau tertahan.

"Beralamat di Jalan Mangga Besar VIII No. 12 D, Jakarta, BlueRay Cargo sendiri telah tumbuh bersama puluhan ribu pedagang di berbagai pusat grosir Jakarta seperti Glodok, Mangga Dua dan Harco dan seluruh Indonesia mengirim barang impor secara legal dengan harga terjangkau sebagai roda penggerak ekonomi terutama saat pandemi," pungkasnya.

(fhs/fay)