WhatsApp Tidak Akan Wajibkan Pengguna Terima Kebijakan Privasi Baru

WhatsApp Tidak Akan Wajibkan Pengguna Terima Kebijakan Privasi Baru

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 28 Agu 2021 19:05 WIB
Ilustrasi WhatsApp
WhatsApp Tidak Akan Wajibkan Pengguna Terima Kebijakan Privasi Baru Foto: dok. Rawpixel
Jakarta -

Drama seputar kebijakan privasi baru WhatsApp yang kontroversial sepertinya akan segera berakhir. Setelah beberapa kali mengalami penundaan dan perubahan, WhatsApp tidak akan mewajibkan pengguna untuk menyetujui kebijakan privasi baru tersebut.

Perubahan terbaru ini dilaporkan oleh laman WABetaInfo yang mengumumkan bahwa Terms of Service (ToS) baru WhatsApp terkait kebijakan privasi terbarunya akan menjadi opsional di update berikutnya. Artinya pengguna tetap akan bisa menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi dengan keluarga dan temannya tanpa menyetujui ToS baru tersebut.

Tapi pengguna wajib menyetujui ToS baru tersebut jika ingin berkirim pesan dengan akun bisnis yang menggunakan provider cloud di luar WhatsApp. Jika tidak menyetujui, maka pengguna tidak akan bisa chatting dengan akun bisnis khusus tersebut.

Dari screenshot yang diunggah oleh WABetaInfo, pengguna yang belum menyetujui ToS baru ini akan mendapatkan notifikasi saat ingin chatting dengan akun bisnis yang menggunakan provider cloud pihak ketiga, termasuk yang ditawarkan oleh Facebook.

Sebelum mulai chatting, pengguna akan diminta untuk meninjau dan menyetujui kebijakan baru tersebut dengan memilih opsi 'Review' yang ada di layar. Jika pengguna memilih opsi 'Not Now' maka kemungkinan pengguna tidak akan bisa berkirim pesan dengan akun bisnis tersebut.

Kebijakan privasi WhatsApp akan jadi opsionalKebijakan privasi WhatsApp akan jadi opsional Foto: WABetaInfo

WABetaInfo menagatakan WhatsApp akan mengumumkan perubahan terbaru tentang Terms of Service ini dalam waktu dekat dengan merilis update di WhatsApp beta untuk Android dan iOS, seperti dikutip detikINET, Sabtu (28/8/2021).

Kebijakan privasi baru WhatsApp ini terus mengalami perubahan sejak pertama kali diumumkan awal tahun ini. Awalnya WhatsApp berencana menggulirkan update ini pada 8 Februari, tapi diundur hingga 15 Mei agar pengguna yang kebingungan bisa memahami isi kebijakan tersebut.

WhatsApp juga sempat mengumumkan akan menghapus akun pengguna yang tidak menyetujui kebijakan baru ini. Tapi menjelang tenggat waktu pada 15 Mei WhatsApp mengumumkan tidak akan menghapus akun pengguna, tapi pengguna yang tidak menyetujui kebijakan privasi baru akan kehilangan fitur penting seperti kemampuan menerima pesan dan panggilan telepon.

Tidak lama kemudian WhatsApp berubah pikiran dan mengumumkan tidak akan membatasi fitur di akun pengguna yang tidak menyetujui update tersebut. Dengan rencana membuat ToS ini menjadi opsional, sepertinya WhatsApp telah mendengar masukan dan keluhan dari penggunanya.



Simak Video "Ini Data yang Dibagikan WhatsApp ke Facebook"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/afr)