Catat! 3 Persiapan Saat TV Analog Dimatikan Malam Nanti

Catat! 3 Persiapan Saat TV Analog Dimatikan Malam Nanti

ADVERTISEMENT

Catat! 3 Persiapan Saat TV Analog Dimatikan Malam Nanti

Adi Fida Rahman - detikInet
Rabu, 02 Nov 2022 17:41 WIB
Perbandingan TV digital dan analog
Ini yang Harus Dipersiapkan Saat TV Analog Dimatikan Malam Nanti. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Tepat pukul 24.00 WIB malam ini, Rabu (2/11/2022), TV analog akan dimatikan oleh pemerintah. Apa saja yang harus dipersiapkan?

Setelah TV analog dimatikan, masyarakat akan menikmati siaran digital. Ada banyak kelebihan yang ditawarkan sistem siaran teranyar ini.

Pertama kualitas tayangan jauh lebih memanjakan mata dan telinga. Sebab gambar yang disajikan jauh lebih jelas karena ditampilkan dalam format HD, suara pun terdengar lebih jernih.

Jadi tidak ada lagi tampilan 'semut' yang kerap kita lihat saat sinyal TV kurang kuat diterima. Selain itu bebas gangguan saat cuaca kurang begitu bersahabat.

Tidak kalah pentingnya TV digital mempermudah penyebaran informasi kebencanaan terkini lewat layar televisi.

Dengan kelebihan di atas, kamu tidak perlu membayar. Ya TV digital dapat disaksikan secara gratis.

Kamu pun tidak perlu koneksi internet. Hanya cukup mempersiapkan perangkat di bawah ini:

Hal yang Dipersiapkan Saat TV Analog Dimatikan

Dengan dimatikan TV analog malam ini, kamu harus mempersiapkan sejumlah perangkat agar bisa menikmati siaran televisi.

1. Televisi Digital

Untuk menikmati siaran digital tentunya dibutuhkan perangkat yang mendukung. Pastikan perangkat TV digunakan sudah mendukung Digital Video Broadcasting - Second Generation Terrestrial (DVB-T2).

DVB-T2 merupakan sistem transmisi terestrial digital yang dikembangkan oleh proyek DVB. Ini menjadi standar transmisi siaran TV digital di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Cara memeriksa apakah TV sudah mendukung DVB-T2 sebagai berikut:

  1. Periksa di kardus kemasan, apakah ada tanda DVB-T2
  2. Bukalah buku petunjuk penggunaan, lita di bagian spesifikasi perangkat ada tidak dukungan DVB-T2
  3. Atau dapat pula membuka penyetingan di TV, kemudian coba lakukan pemindaian channel. Jika ada opsi DTV artinya TV kamu dapat menangkap siaran digital

Jika tidak memiliki dukungan DVB-T2 mungkin bisa mempertimbangkan membeli TV baru yang sudah mendukung fitur tersebut. Berikut detikINET berikan rekomendasinya:

Kalau tidak punya rencana membeli TV baru, kamu bisa menggunakan perangkat yang sudah ada untuk menangkap siaran digital dengan memasang Set Top Box (STB).

2. Set Top Box

Set Top Box (STB) adalah perangkat yang mampu mengkonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang dapat ditampilkan pada layar TV yang belum mendukung DVB-T2.

Pemerintah dan penyelenggara multipleksing siaran TV digital telah membagikan Set Top Box gratis TV digital. Namun perangkat tersebut hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu.

Jika kamu tidak masuk dalam daftar, dapat membeli STB di toko-toko elektronik secara online atau offline. Tapi pastikan STB yang dibeli telah tersertifikasi Kominfo.

STB yang telah tersertifikasi Kominfo dipastikan dapat menangkap siaran TV digital di Indonesia. Selain itu sudah mendukung fitur Early Warning System (EWSO untuk peringatan dini bila terjadi suatu bencana alam.

Kamu bisa melihat daftar STB yang tersertifikasi Kominfo di SINI.

DetikINET sudah membuat rekomendasi STB TV digital dengan harga Rp 100 ribuan, bisa di baca di SINI.

3. Antena

Kendati TV sudah mendukung DVB-T2 ataupun telah memiliki Set Top Box, kita masih memerlukan antena untuk menangkap siaran digital. Ada opsi antena indoor dan outdoor.

Mana yang harus dipilih bergantung pada kuatnya sinyal TV digital di area kamu tinggal. Untuk mengecek kualitas sintal TV digital dapat menggunakan aplikasi yang dapat diinstall di Android maupun iPhone.

Aplikasi yang dimaksud bernama SinyalTVDigital buatan Bangunindo. Akan ada tidak indikasi warna untuk menunjukan kekuatan sinyal:

  • Oranye hingga Merah menandakan sinyal kuat dengan kekuatan >56 dBuV/m
  • Hijau muda, Hijau Tua dan Kuning menandakan sinyal sedang dengan kekuatan 47-56 dBuV/m
  • Putih, Abu-abu dan Biru menandakan sinyal lemah dengan kekuatan < 47 dBuV/m

Kamu tinggal menghubungkan antena ke TV yang sudah memiliki DVB-T2 atau mengkoneksikan ke STB yang sudah terhubung dengan TV. Lakukan scan channel untuk mencari channel televisi.

Semakin kuat sinyal memungkinkan kamu menggunakan antena indoor. Sebaliknya bila berada di sinyal lemah baiknya menggunakan antena outdoor yang dilengkapi dengan booster.

Agar membantu kamu memilih antena untuk TV digital harga Rp 100 ribuan bisa melihat rekomendasinya di SINI.

Tiga perangkat itu saja yang perlu kamu persiapkan jelang dimatikan siaran TV analog. Selamat menyongsong era TV digital!



Simak Video "Mahfud Md Sampaikan Daftar Stasiun TV yang Masih Bandel Siaran Analog"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT