Dear Menkominfo, Kapan Nih Akses Internet Merata di Indonesia?

ADVERTISEMENT

Dear Menkominfo, Kapan Nih Akses Internet Merata di Indonesia?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 08 Jun 2022 21:00 WIB
Pandemi COVID-19 membuat KBM dilakukan dari rumah atau online. Namun kegiatan ini picu problem baru, salah satunya terkait akses internet yang belum merata.
Ilustrasi warga kesulitan akses internet. Foto: Antara Foto
Jakarta -

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berupaya memeratakan akses internet di seluruh Indonesia tanpa terkecuali.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menjanjikan menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut melalui Badan Layanan Umum (BLU) Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti).

Pada dasarnya, Bakti mengemban tugas untuk menyediakan akses internet di daerah pelosok, tepatnya di wilayah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T) yang tidak dilirik operator seluler karena persoalan bisnis.

"Dapat saya sampaikan usaha pembangunan Base Transceiver Station (BTS) oleh BLU Bakti Kominfo itu usaha yang sangat progresif," ungkap Menkominfo dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, Kamis (8/6/2022).

Johnny menjelaskan ada dua alasan mengapa Bakti gencar membangun akses internet di tanah air. Pertama, wilayah kerja Bakti yang mencakup setengah wilayah Indonesia, yang berada di area non komersial dengan sejumlah tantangannya.

"Dengan rencana yang progresif, tentu butuh kerja sama dan dukungan politik yang kuat," ucapnya.

Kedua, tersedianya pembiayaan. Menkominfo menyebutkan pembangunan BTS tersebut menggunakan dana APBN dan dana USO.

"Sedangkan, kita tahu, kebutuhan prioritas Kominfo tinggi, tetapi tidak cukup tinggi dengan prioritas nasional, sehingga ada seleksi-seleksi di situ. Inilah yang barangkali, belanja negara dan pembiayaan yang sangat urgent, menjadi perhatian akibat dari perubahan keadaan dunia, baik itu karena COVID-19 atau geostrategis," tuturnya.

Kendati begitu, Menkominfo menjanjikan akses internet di Indonesia akan merata pada akhir kabinet pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) ini selesai.

"Sehingga, seluruh desa dan kelurahan terlayani walaupun usaha memastikan ketersediaan pembiayaan itu kita usahakan. Sedangkan, terkait pelaksanaan pembangunan itu dilakukan sesuai dengan kontrak-kontrak, di mana yang sudah dianggarkan harus diselesaikan," pungkasnya.



Simak Video "Jawaban Menkominfo soal Ganti Nomor Indonesia ke Provider AS"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT