Diduga Curi Rahasia, Apple Gugat Startup Ini

Diduga Curi Rahasia, Apple Gugat Startup Ini

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Kamis, 05 Mei 2022 17:15 WIB
Customers walk into an Apple Store after Apples new iPhone XS and XS Max went on sale in Beijing, China September 21, 2018. REUTERS/Jason Lee
Foto: Jason Lee/Reuters
Jakarta -

Apple menggugat sebuah startup bernama Rivos karena diduga berusaha mencuri rahasia perusahaan. Waduh!

Gugatan yang didaftarkan Apple di California, Amerika Serikat tersebut, didasarkan pada perekrutan dua orang mantan pegawai Apple bernama Bhasi Kaithamana dan Ricky Wen, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (5/5/2022).

Apple mengklaim kalau perekrutan keduanya itu merupakan usaha terkoordinasi untuk menarik karyawan Apple dan mengajak mereka untuk mengkopi dokumen rahasia Apple sebelum mengundurkan diri, dan melanggar kontrak mereka dengan Apple.

Rivos adalah startup yang didirikan pada Mei 2021 dan beroperasi secara rahasia selama berbulan-bulan, dan merekrut karyawan-karyawan dari sejumlah perusahaan teknologi besar.

Apple mengklaim Rivos merekrut 40 orang engineernya, dan mayoritas di antaranya sangat mengenali desain system on a chip (SoC) Apple. Namun tentu gugatannya tak cuma didasarkan pada pengetahuan mantan karyawannya tersebut.

Dalam gugatan tersebut Apple juga menyebutkan Rivos mengajak karyawan untuk menyalin berbagai dokumen pekerjaan mereka di Apple sebelum mengundurkan diri.

"Rivos memulai aksi terkoordinasi yang menargetkan karyawan Apple dengan akses ke informasi khusus dan rahasia terkait desain SoC Apple," tulis Apple dalam gugatannya itu, yang menyebut Rivos berharap bisa mendapat keuntungan yang tak adil dari perekrutan tersebut.

Rivos sendiri sejauh ini belum berkomentar mengenai gugatan Apple tersebut.

Kaithamana dan Wen, dua mantan karyawan Apple yang disebutkan dalam gugatan tersebut sebelumnya adalah sudah lama bekerja di Apple. Misalnya Kaithamana sudah bekerja di Apple selama hampir delapan tahun, sementara Wen hampir 14 tahun.

Keduanya menandatangani perjanjian properti intelektual (intellectual property agreement(IPA)) yang melarang mereka untuk menyebarkan informasi rahasia perusahaan.

Namun dalam gugatan tersebut, Kaithamana disebut menyalin sejumlah dokumen spreadsheet, presentasi, dan teks ke dalam sebuah flashdisk yang dinamainya "APPLE_WORKDOCS", sebelum meninggalkan Apple pada Agustus 2021.

Sementara Wen juga dituduing mengakses file rahasia milik Apple, termasuk desain SoC Apple yang belum dirilis, juga menyalin hardisk komputer perusahaan sebelum mengundurkan diri dari Apple.

"Jumlah informasi yang diambil, sifat informasi yang sangat sensitif, dan fakta bahwa karyawan ini kini punya pekerjaan yang sama di kompetitor dengan akses ke informasi rahasia Apple yang paling berharga, membuat Apple tak punya banyak alternatif," tulis Apple dalam gugatan tersebut.

Apple pun meminta uang ganti rugi dan perintah pengadilan kepada Rivos untuk mengembalikan semua informasi rahasia yang mereka dapatkan.



Simak Video "Selamat Tinggal, iPod Touch!"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)