Samsung Digugat Karena Luncurkan Produk Tanpa Izin

Samsung Digugat Karena Luncurkan Produk Tanpa Izin

Josina - detikInet
Rabu, 26 Jan 2022 21:37 WIB
 on January 12, 2017 in Seoul, South Korea. The independent counsel team investigating the peddling scandal involving South Korean President Park Geun-hye and her confidant Choi Soon-sil summoned Samsung Group Vice Chairman Lee Jae-yong for questioning on charges of perjury as he allegedly lied about the money Samsung donated to Choi through multiple channels in the parliamentary hearings last month.
Foto: Chung Sung-Jun/Getty Images
Jakarta -

Samsung Electronics baru saja digugat atas pelanggaran paten di Amerika Serikat. Gugatan ini pun telah dilaporkan oleh Patent Troll Eropa.

Dilansir detiKINET dari Gizmochina, Rabu (16/1/2022) menurut laporan BusinessKorea, gugatan ini diajukan oleh Scramoge Technology berbasis di Dublin yang merupakan entitas non-praktik (NPE).

Perusahaan ini mengajukan pelanggaran paten terhadap raksasa teknologi Korea Selatan itu ke Pengadilan Distrik AS di Texas pada awal bulan ini.

Scramoge Technology menuduh bahwa Samsung telah meluncurkan produk baru menggunakan teknologi pengisian nirkabel tanpa izin. Berita ini muncul setelah NPE membeli 123 paten terkait pengisian nirkabel dari LG Innotek pada tahun 2021.

Patent troll sendiri adalah istilah hinaan yang digunakan untuk menggambarkan bisnis yang memanfaatkan paten dan sistem pengadilan untuk mendapatkan uang. Dengan kata lain, Scramoge Technology menggunakan paten yang diperolehnya dari LG Innotek untuk menuntut Samsung.

Sebelumnya telah diajukan gugatan serupa terhadap merek Korea Selatan pada April 2021 dan satu lagi pada Agustus 2021. Perselisihan hukum itu terkait dugaan pelanggaran ponsel lipat Galaxy Z Flip3 dan Galaxy Z Fold3 yang baru diluncurkan perusahaan.

Sekarang, Scramoge Technology menyatakan bahwa Samsung melanggar tujuh paten pengisian nirkabelnya, yang mencakup solusi antena komunikasi jarak pendek juga.

Selanjutnya, NPE juga telah mengajukan ganti rugi karena mengklaim bahwa pembuat elektronik konsumen yang terkenal menyebabkan kerugian pada bisnisnya dengan menjual produk yang dipatenkan di AS.

Sampai sekarang, orang dalam industri percaya bahwa Samsung mungkin menghadapi pertempuran hukum yang sulit, mengingat induk perusahaan Scramoge Technology adalah Atlantic IP Services, yang tampaknya dikenal sebagai grup troll paten yang terkenal.



Simak Video "4 HP Baru Samsung yang Dipasarkan di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)