Kominfo Bawa 3 Agenda Penting di Presidensi G20, Apa Saja?

Kominfo Bawa 3 Agenda Penting di Presidensi G20, Apa Saja?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Jumat, 14 Jan 2022 14:44 WIB
Menkominfo
Kominfo Bawa 3 Agenda Penting di Presidensi G20, Apa Saja? (Foto: Kominfo)
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengungkapkan ada tiga agenda yang akan dibawa untuk dibahas di Presidensi G20 Indonesia.

Disampaikan Menkominfo, tiga agenda tersebut telah disiapkan dalam Digital Economy Working Group (DEWG).

"Ada tiga (dari) Kominfo, satu post COVID recovery dan konektivitas, kedua literasi digital, dan ketiga berkaitan dengan cross-border data flows with trust," ujar Menkominfo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/1/2022).

Ketiga agenda tersebut, menurut Menkominfo, menjadi isu bahasan dalam Digital Economy Working Grup sesuai dengan tema Presidensi G20 Indonesia "Recover Together Recover Stronger".

"Namun demikian, belum bisa memastikan apakah hal itu akan menjadi isu utama atau tidak karena masih membutuhkan pembahasan dari perwakilan negara anggota G20," ungkapnya.

Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menkominfo menekankan arti penting resiliensi dan daya tahan Indonesia di tengah pandemi COVID-19.

"Kalau ini jelas capaian-capaiannya, salah satu yang harus kita tahan saat ini jangan sampai terjadi gelombang ketiga (COVID-19). Karena itu memang pesan kuncinya resiliensi dan daya tahan di tengah pandemi," tandasnya.

Disampaikan Johnny, isu lainnya yang juga menjadi perhatian bersama terkait makna dan keuntungan dari Presidensi G20 Indonesia adalah percepatan dan pemulihan di seluruh bidang, baik di sektor keuangan maupun non keuangan.

"Jadi, sangat luas yang diminta oleh Presiden, sehingga ini barangkali yang menjadi perhatian kita terkait dengan pesan-pesan kunci. Maka kerja bersama kita yang harus kita atur disamping pekerjaan harian yang kita lakukan," ujarnya.

Pembahasan ketiga agenda itu telah dipaparkan Menkominfo dalam rapat koordinasi media dan komunikasi G20 di Kantor Kementerian Kominfo, yang dihadiri Kantor Staf Presiden, Moeldoko; Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo; dan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara II, Kartika Wirjoatmodjo.

Pada kali ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah setelah Jokowi menerima estafet Presidensi G20 dari Perdana Menteri Italia Mario Draghi pada Oktober 2021. Indonesia akan menyelenggarakan Presidensi G20 mulai 1 Desember 2021 hingga awal November 2022.

Selama pertemuan para petinggi negara dari 19 negara utama dan Uni Eropa itu, Indonesia akan menggelar KTT G20 dan sejumlah pertemuan internasional lainnya.



Simak Video "Menkominfo Bicara Soal Kabar 5G Ganggu Penerbangan di AS"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)