FF Max dan Free Fire Dituduh Jiplak PUBG, Krafton Gugat Garena

FF Max dan Free Fire Dituduh Jiplak PUBG, Krafton Gugat Garena

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 14 Jan 2022 11:45 WIB
Akhirnya PUBG: Battlegrounds Dapat Dimainkan Gratis di PC dan Konsol
FF Max dan Free Fire Dituduh Jiplak PUBG, Krafton Gugat Garena (Foto: Steam)
Jakarta -

Krafton, pembuat PUBG mendaftarkan gugatan yang sangat besar, yaitu mereka menggugat pengembang Free Fire dan Free Fire Max serta Apple dan Google.

Pengembang Free Fire dan Free Fire Max digugat karena dituding menjiplak PUBG: Battlegrounds, game battle royale PC andalan Krafton. Lalu Apple dan Google digugat karena dianggap ikut andil dalam mendistribusikan game tersebut.

Bahkan Krafton menuding Google ikut mempromosikan Free Fire dan Free Fire Max lewat video di YouTube yang berisi gameplay dari game tersebut. Juga sejumlah postingan berisi sejumlah film China yang dianggap sebagai dramatisasi live action PUBG: Battlegrounds.

Free Fire dan Free Fire Max adalah game yang dikembangkan Garena. Baik di App Store maupun Google Play game tersebut bernama Garena Free Fire dan Garena Free Fire Max, yang tersedia secara gratis dan in-app purchases.

"Free Fire dan Free Fire Max menjiplak beberapa aspek dari Battlegrounds, baik secara individu maupun kombinasi, termasuk fitur pembuka unik 'air drop' yang sudah didaftarkan hak ciptanya, struktur game dan permainan, kombinasi dan pilihan senjata, armor, objek unik, lokasi, serta skema warna secara keseluruhan, material, dan tekstur," tulis Krafton.

Krafton tuding Garena meraup ratusan juta dolar dari penjualan barang dalam game tersebut, begitu juga dengan Apple dan Google yang juga mendapat sebagian dari pemasukan Free Fire tersebut di App Store serta Play Store.

Sebelum mendaftarkan gugatan ini, Krafton sudah meminta Garena untuk menyetop eksploitasi Free Fire dan Free Fire Max secepatnya. Permintaan ini langsung ditolak oleh Garena, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (14/1/2022).

PUBG vs Free FirePUBG vs Free Fire Foto: Dok. Krafton

Krafton juga meminta Apple dan Google untuk menyetop distribusi game ini, namun permintaan tersebut tampaknya tak digubris karena baik Free Fire dan Free Fire Max saat ini masih tersedia di App Store dan Play Store.

YouTube pun diminta untuk menghapus video yang memamerkan gameplay Free Fire dan Free Fire Max, terutama yang berisi bagian-bagian yang dianggap meniru elemen di Battlegrounds. Dan video tersebut pun sampai saat ini masih ditayangkan di YouTube.

Dalam pernyataannya, Jason Golz yang merupakan juru bicara Sea -- induk usaha Garena -- menyebut klaim Krafton ini tidak berdasar. Sementara itu Apple dan Google belum mengeluarkan komentarnya mengenai gugatan ini.

Baik PUBG Mobile maupun Free Fire adalah game yang bersaing dan sangat menghasilkan bagi kedua perusahaan tersebut. Selama 2021, menurut data Sensor Tower, Free Fire mendapat pemasukan sebesar USD 1,1 miliar, naik 48% dibanding pemasukannya pada tahun 2020.

Sementara itu PUBG Mobile pemasukannya jauh lebih besar, yaitu USD 2,9 miliar selama 2021, namun angka itu hanya meningkat 7% dibanding tahun 2022. Dari sini bisa diasumsikan kalau pertumbuhan pemasukan mereka tergerus popularitas Free Fire yang terus melesat.

*Anda kini bisa cek harga dan perbandingan smartphone terbaru di detikINET. Silakan klik DI SINI.



Simak Video "PUBG Mobile Indonesia Siap Perlebar Jaringan Komunitas Player"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)