Mesin CEIR Penuh, Kemenperin: Tidak Pengaruhi Jualan Ponsel

Mesin CEIR Penuh, Kemenperin: Tidak Pengaruhi Jualan Ponsel

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 10 Okt 2020 18:44 WIB
Setelah ditandatangani 18 Oktober 2019 oleh tiga menteri, aturan IMEI akan berlaku 18 April 2020. Lantas bagaimana nasib ponsel black market atau BM?
Ilustrasi aturan IMEI suntik mati ponsel BM. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menanggapi keluhan vendor ponsel se-Indonesia yang mengaku tak bisa jualan perangkat barunya gegara kapasitas mesin Centralized Equipment Identity Register (CEIR) penuh.

Produsen smartphone yang beroperasi di Indonesia mengungkapkan mereka tidak bisa menjual produk terbarunya ke konsumen, karena barang tersebut belum terdaftar di CEIR yang saat ini kapasitasnya telah penuh.

Terkait hal itu, Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Taufik Bawazier mengatakan, penuhnya kapasitas mesin CEIR sekarang tidak mempengaruhi penjualan ponsel.

"Tidak mempengaruhi," ujar Taufik dengan tegas kepada detikINET, Sabtu (10/10/2020).

"Tidak ada hubungannya. Malah dengan (aturan) IMEI ini bisa berjualan lebih baik lagi. Ponsel dalam negeri bisa tumbuh lebih baik lagi," ungkap Dirjen ILMATE.

Untuk menyelesaikan persoalan penuhnya kapasitas mesin CEIR ini, disampaikan Taufik, pemerintah sedang membersihkan nomor IMEI dari perangkat Handphone Komputer genggam, dan Tablet (HKT) yang dinilai sudah tidak terpakai lagi. Pemerintah menyebutkan proses tersebut dengan cleansing.

Taufik menyebutkan bahwa vendor ponsel yang tidak bisa berjualan karena produk terbarunya belum terdaftar akibat penuhnya mesin CEIR, itu dinilai kekhawatiran yang berlebihan.

"Tidak sampai segitu, itu kekhawatiran berlebihan. Produsen dari produk ponsel yang dijual sekarang sedang koordinasi dengan tim CEIR (Kominfo dan Kemenperin) untuk menjamin agar ponselnya bisa dapat sinyal. Yang diberantas yang ilegal, kalau legal pasti aman," ungkap Taufik.



Simak Video "Kemenperin Sebut Aturan IMEI Belum Efektif Blokir Ponsel BM"
[Gambas:Video 20detik]