Aplikasi Boom Live Masih Beredar, Menkominfo: Blokir Lagi!

Aplikasi Boom Live Masih Beredar, Menkominfo: Blokir Lagi!

Tim detikcom - detikInet
Selasa, 01 Sep 2020 22:16 WIB
Aplikasi Boom Live
Aplikasi Boom Live. Foto: detikINET
Jakarta -

Aplikasi Boom Live masih beredar, padahal layanan live streaming itu sempat diblokir gegara ada oknum bidan bugil secara live. Terkait Boom Live masih eksis, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate dengan tegas akan memblokirnya lagi.

"Sudah diblokir semuanya," jawab Menkominfo saat mendapatkan pertanyaan soal aplikasi Boom Live di Jakarta, Selasa (1/9/2020).

Perihal aplikasi Boom Live yang masih ditemukan ini, Menkominfo menjanjikan agar kembali memblokir aplikasi tersebut.

"Ya, kalau masih ada, blokir lagi. Ini sudah diblokir tapi masih ada yang iseng, muncul lagi, kita blokir," ucap Johnny menambahkan.

Pada kesempatan ini juga, politisi Partai NasDem itu mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan internet dengan cerdas. Menurutnya, penggunaan internet untuk mendapatkan nilai tambah hal yang perlu dilakukan masyarakat.

"Tolonglah isi jangan isi dengan yang tidak bermanfaat. Isi yang bermanfaat, ini waktunya (buat) startup digital yang bisa memberikan nilai tambah, bermigrasi dari fisik ke digital, bermigrasi pasar fisik ke digital, gunakan distribusi dengan pemanfaatan telekomunikasi dan digital untuk hal-hal yang bermanfaat kemajuan negara dan kita tinggalkan yang tidak bermanfaat," tuturnya.

Sebelumnya, aplikasi Boom Live bikin gempar karena menampilkan seorang bidan honorer puskesmas beraksi bugil. Kominfo lantas mengaku telah menutup aplikasi tersebut sejak Kamis (27/8) dengan landasan ada konten pornografi di dalamnya.

Akan tetapi, sampai saat ini, Boom Live masih diakses. Boom Live pun mengklarifikasi dan menjelaskan terkait kasus bidan AWM (23). Boom Live mengatakan sudah menerima laporan tentang wanita yang diduga live bugil di platform mereka.

"Perusahaan telah melakukan penyelidikan komprehensif terhadap laporan terkait," tulis Boom Live.



Simak Video "Divonis Bersalah oleh PTUN, Ini Respons Menkominfo"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)