Dilarang AS, TikTok Bisa Lenyap dari Toko Aplikasi

Dilarang AS, TikTok Bisa Lenyap dari Toko Aplikasi

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 13 Agu 2020 12:32 WIB
Presiden AS Donald Trump resmi keluarkan perintah eksekutif melarang TikTok dan WeChat beroperasi di AS. Aturan itu berlaku dalam 45 hari ke depan.
Dilarang AS, TikTok Akan Menghilang dari Toko Aplikasi Foto: AP Photo
Jakarta -

Presiden Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk melarang TikTok di Amerika Serikat. Jika dilarang, toko aplikasi yang beroperasi di AS tidak boleh lagi menawarkan TikTok di platformnya.

Perintah eksekutif ini akan melarang transaksi bisnis dengan TikTok jika perusahaan induknya ByteDance tidak mencapai kesepakatan untuk menjualnya dalam 45 hari.

Perintah tersebut tidak menjelaskan secara spesifik cakupan pelarangan yang dimaksud, dan hanya menyatakan bahwa Kementerian Perdagangan AS akan menentukan transaksi mana yang akan dilarang di akhir periode 45 hari tersebut.

Dalam dokumen Gedung Putih yang dilihat Reuters, memberikan sedikit informasi baru tentang pelarangan ini. Jika benar-benar dilarang, operasi bisnis kunci TikTok di AS sepertinya akan lumpuh karena mereka tidak boleh lagi menawarkan aplikasinya di toko aplikasi.

"Transaksi yang dilarang akan termasuk, sebagai contoh, perjanjian untuk membuat aplikasi TikTok tersedia di toko aplikasi ... membeli iklan di TikTok, dan menerima syarat layanan untuk mengunduh aplikasi TikTok ke perangkat pengguna," tulis dokumen tersebut, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (13/8/2020).

Sumber yang familiar dengan dokumen Gedung Putih tersebut memverifikasi keasliannya.

Beberapa pengamat teknologi mengatakan jika TikTok tidak lagi tersedia di Google Play Store atau Apple App Store di AS akan menghambat pertumbuhan platform video pendek tersebut.

"Itu akan membunuh TikTok di AS. Jika mereka ingin tumbuh, aturan ini akan menjadi tantangan besar," kata ahli keamanan siber dari Center for Strategic and International Studies James Lewis.

Ia menambahkan pemerintah AS mungkin tidak bisa mencegah warga Amerika untuk mengunduh TikTok dari situs negara lain.

Saat ini ByteDance dan Microsoft masih dalam proses pembicaraan untuk menjual bisnis TikTok di AS. Microsoft diberikan waktu hingga 15 September untuk menyelesaikan negosiasi, atau TikTok akan dilarang setelah tenggat waktu tersebut.



Simak Video "ByteDance Tegaskan TikTok Tidak Dijual ke Microsoft atau Oracle"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/vmp)