Minggu, 12 Mei 2019 02:44 WIB

Facebook Gugat Perusahaan Analitik, Kenapa?

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: GettyImages Foto: GettyImages
Jakarta - Facebook baru saja menggugat perusahaan analitik asal Korea Selatan, Rankwave, karena penyalahgunaan data. Facebook menuduh Rankwave menggunakan data penggunanya untuk tujuan pemasaran sejak tahun 2014.

"Facebook menyelidiki praktik data Rankwave sehubungan dengan layanan iklan dan pemasarannya," kata Director of Platform Enforcement Facebook, Jessica Romero dalam keterangan resminya, seperti dikutip detikINET dari CNET.

"Rankwave gagal bekerjasama dengan upaya kami untuk memverifikasi kepatuhan mereka dengan kebijakan kami, yang kami haruskan untuk semua pengembang yang menggunakan platform kami," sambungnya.




Berdasarkan dokumen pengadilan yang didaftarkan di California, AS, Facebook menuduh Rankwave mengoperasikan 30 aplikasi di platform miliknya untuk menganalisa komentar dan likes di halaman Facebook. Rankwave menggunakan data tersebut untuk membuat dan menjual tools iklan dan pemasaran.

Rankwave juga memiliki aplikasi konsumen yang setelah mendapat izin dari penggunanya akan melacak popularitas postingan pengguna. Aplikasi tersebut kemudian akan menghitung skor 'social media influencer' dengan menganalisis berapa banyak orang yang berinteraksi dengan postingan tersebut.

Facebook telah menyelidiki Rankwave sejak tahun 2018 dan mengatakan mereka telah berkali-kali meminta Rankwave untuk melakukan audit serta memberikan bukti terkait data yang mereka ambil. Tapi permintaan tersebut selalu ditolak.




Perusahaan yang bermarkas di Menlo Park ini pun meminta hakim untuk memaksa Rankwave menuruti permintaan Facebook sekaligus membayar ganti rugi. Facebook mengatakan praktik Rankwave telah melukai reputasi dan kepercayaan publik kepada mereka.

Saat ini, semua akun dan aplikasi yang terkait dengan Rankwave telah ditarik oleh Facebook. Tapi, Facebook enggan mengungkap berapa banyak data pengguna yang diambil oleh Rankwave.

Praktik yang dilakukan Rankwave sekilas mirip dengan yang dilakukan oleh Cambridge Analytica yang menggunakan data pengguna Facebook untuk mempengaruhi pilihan politik mereka. Tapi dengan gugatan ini, Facebook ingin menunjukkan kepada publik bahwa mereka menganggap serius privasi pengguna.


Simak juga video Cara Facebook Perangi ''Aktor Jahat'' di Platform Mereka:

[Gambas:Video 20detik]


Facebook Gugat Perusahaan Analitik, Kenapa?
(vim/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed