Seorang pengguna Reddit mencoba eksperimen unik dengan perangkat keras lawas. Dia memasang SSD NVMe modern ke komputer berbasis Pentium III yang masih memakai slot PCI, bus antarmuka yang populer di era 1990-an.
Dalam unggahan di Reddit, penggemar retro hardware itu ingin melihat bagaimana performa storage modern jika dipaksa bekerja dalam keterbatasan teknologi lama. NVMe yang biasanya berjalan di jalur PCI Express berkecepatan tinggi, kali ini harus 'turun kasta' lewat bus PCI paralel yang jauh lebih lambat.
Eksperimennya dilakukan dengan rangkaian adaptor yang cukup rumit. Ia memasang SSD M.2 PCIe 3.0 ke kartu add-in M.2-to-PCIe, lalu kartu itu disambungkan lagi ke adaptor PCIe-to-PCI yang dibeli dari AliExpress. Setelah itu, seluruh rakitan dipasang ke slot PCI 66 MHz pada motherboard Pentium III.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya, setup tersebut berhasil berjalan. SSD terdeteksi dan bisa digunakan seperti perangkat storage biasa, meski performanya tentu jauh dari kecepatan NVMe di sistem modern, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Minggu (8/2/2026).
Benchmark yang dibagikan menunjukkan kecepatan sequential read sekitar 208 MBps dan write sekitar 58 MBps. Angka ini hanya sebagian kecil dari potensi SSD PCIe 3.0 yang dalam kondisi normal bisa menembus ribuan MBps.
Sebagai catatan, benchmark ini dilakukan hanya untuk memperlihatkan seberapa besar penurunan kecepatan SSD NVMe saat dioperasikan menggunakan slot PCI. Pasalnya benchmarknya dilakukan menggunakan OS Windows 10, yang artinya bukan menggunakan PC Pentium III -- yang sudah jelas tak bisa menjalankan Windows 10.
Meski begitu, performa tersebut tetap menarik jika dibandingkan dengan perangkat storage lama. Redditor itu mencatat bahwa hard disk 15.000 RPM pada sekitar 2006 sudah mampu mencapai transfer rate sekitar 110 MBps. Namun SSD tetap unggul besar dalam waktu akses, yang bisa sekitar 1.000 kali lebih cepat dibanding HDD, sehingga respons sistem terasa jauh lebih gesit.
Kunci dari eksperimen ini ada pada adaptor PCIe-to-PCI, yang mengubah sinyal PCIe menjadi sinyal PCI. Sistem operasi kemudian mengenali SSD sebagai perangkat PCI standar dengan hardware ID tertentu, sehingga tidak membutuhkan driver khusus untuk bisa berfungsi.
Sebagai catatan, PCI pertama kali diperkenalkan pada 1992, sementara PCI 3.0 hadir pada 2004. Setelah PCI Express muncul di tahun yang sama, produsen motherboard perlahan meninggalkan PCI paralel dan beralih ke arsitektur serial berbasis lane yang lebih cepat.
(asj/asj)

