KONSULTASI INTERNET SECURITY
Alfons Tanujaya
Alfons Tanujaya
Alfons Tanujaya aktif mendedikasikan waktu untuk memberikan informasi dan edukasi tentang malware dan sekuriti bagi komunitas IT Indonesia.
Kamis, 12 Des 2013 07:23 WIB

KlinikINET

Tips Merawat Baterai Samsung Galaxy S4

- detikInet
Baterai Samsung Galaxy S4 (ist) Baterai Samsung Galaxy S4 (ist)
Jakarta - Banyak kabar yang menyebutkan meledaknya baterai di beberapa smartphone, lalu bagaimana cara merawat baterai smartphone terutama di Samsung Galaxy S4 agar dapat terhindar dari hal tersebut? (Kelvin)

Jawaban [Vaksincom]:

Dear Kelvin,

Ada dua cara merawat baterai, dan jawaban ini tidak hanya untuk baterai Samsung Galaxy S4 saja, tetapi semua baterai smartphone. Pertama adalah perawatan secara fisik.

1. Hindari baterai/smartphone dari suhu ekstrim atau suhu tinggi. Salah satu hal yang sering terjadi adalah baterai/smartphone ditinggalkan di mobil/dashboard.
Suhu tinggi >40 C akan menurunkan performa baterai secara signifikan. Suhu ekstrim yang terlalu tinggi bisa menyebabkan thermal runaway, reaksi kimia lanjutan karena tingginya suhu baterai dan menyebabkan baterai Lithium meleleh/meledak.

2. Untuk baterai smartphone yang bisa dilepas, perhatikan saat membawa baterai cadangan jangan sampai kutub-kutub baterai terhubung. Hal ini bisa terjadi jika baterai dibawa di kantong dan disimpan bersama dengan uang koin, klip, atau bahan metal lainnya. Hal ini berpotensi menyebabkan hubungan pendek.

Selain perawatan secara fisik, penggunaan aplikasi juga sangat berpengaruh pada umur dan daya baterai. Isu yang paling sering diutarakan para pengguna smartphone terpopuler menurut Fixya seperti Samsung Galaxy S4, Apple iPhone 5S dan HTC One adalah masalah baterai yang boros.

Bersama ini Vaksincom akan memberikan beberapa tips yang praktikal dan realistis dalam rangka menghemat baterai smartphone anda. Mungkin saja tidak semua tips akan cocok untuk semua orang, silahkan kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi penggunaan smartphone kamu.

1. Matikan GPS. Hindari penggunaan GPS yang tidak perlu. Dari pengalaman Vaksincom, salah satu aplikasi yang paling besar memakan baterai adalah GPS.

Jika kamu tidak menggunakan GPS sepanjang hari dan hanya digunakan saat kamu sedang dalam perjalanan/olahraga luar ruang ada baiknya kamu pertimbangkan untuk menonaktifkan GPS dari [Settings][Location] dan hilangkan centang GPS Satellites. Jika kamu perlu menggunakan GPS, silahkan aktifkan dengan memberikan centang.

2. Gunakan aplikasi manajemen dan monitor baterai. Pertimbangkan untuk menggunakan aplikasi manajemen baterai. Salah satunya adalah Battery Doctor.

Aplikasi ini membantu anda untuk menghemat penggunaan baterai dengan mematikan aplikasi yang tidak diperlukan, memberikan perkiraan waktu sisa penggunaan baterai, perkiraan waktu charge, suhu baterai dan konsumsi baterai oleh aplikasi.

3. Matikan Wifi dan Bluetooth jika tidak diperlukan. Selain GPS, kamu bisa menghemat baterai dengan mematikan Wifi atau Bluetooth jika tidak dibutuhkan. Untuk mengatur Wifi dan Bluetooth kamu akses dari [Settings] dan matikan Wifi atau Bluetooth pada layar yang tersedia.

4. Selalu monitor Task Manager secara berkala dan matikan program yang sedang berjalan.

5. Hindari penggunaan widget dan fitur-fitur tambahan yang menarik tetapi tidak esensial seperti animated screen/wallpaper. Widget dan animated wallpaper memang lucu tetapi kalau prioritas anda adalah waktu pakai smartphone yang lebih lama, maka sebaiknya jangan diaktifkan.

6. Jika tidak dibutuhkan, matikan fitur yang tidak diperlukan seperti air view dan eye gestures.

7. Set brightness (kecerahan layar) sesuai dengan kebutuhan dan jangan pilih setting terlalu tinggi karena menghabiskan baterai dan tidak baik kesehatan untuk mata.

(jsn/rou)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed