Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Netizen Kesal dengan Game dari Gedung Putih yang Ajak Usir Imigran

Netizen Kesal dengan Game dari Gedung Putih yang Ajak Usir Imigran


Panji Saputro - detikInet

Gedung Putih luncurkan game bergaya arcade yang kontroversial
Netizen Kesal dengan Game dari Gedung Putih yang Ajak Usir Imigran Foto: Screenshot/detikINET
Jakarta -

Gedung Putih telah meluncurkan sebuah situs yang berisi beragam mini game unik. Di dalamnya, gamer diajak untuk menangkap dan mendeportasi imigran, hingga berburu memecoin untuk dimaksukkan ke dalam Trump Accounts. Netizen pun merasa kesal dengan semua hal itu.

Mini game di situs ini sebenarnya mengadaptasi ide-ide yang sudah ada. Pantauan detikINET dari situs resminya, saat ini mereka menawarkan empat game dengan gameplay berbeda-beda, di antaranya Flappy Bill, Build the Wall, Rio Run, Supply Line, dan Trump Saving Tycoon. Lalu mereka akan segera merilis satu game baru ke depannya.

Game Flappy Bill merupakan parodi dari Flappy Bird. Mekanismenya, pemain diminta untuk menjaga agar paruh tetap di udara saat terbang melintasi ibu kota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Kemudian Build the Wall: Zombie Siege mengadopsi gameplay dari game Tetris, tapi dengan sedikit penyesuaian. Pemain hanya diminta untuk menyusun balok-balok agar alien hijau tidak melewati perbatasan yang ada di galam game. Jadi poin tidak datang dari kesuksesan kalian membentuk garis horizontal tanpa celah, melainkan dari alien yang mati tertabrak balok tersebut.

Sementara itu, Rio Run akan mengajak pemain untuk berpatroli dan menangkap sejumlah orang yang ingin menyebrang masuk ke wilayah Amerika Serikat. Pada dasarnya game ini mirip Snake. Bedanya, yang harus gamer kumpulkan bukan buah, namun orang yang nantinya dideportasi.

Lanjut Supply Line, game yang mengharuskan pemain meninjau bahan makanan yang sebaiknya tidak digunakan untuk menu makan siang sekolah di negara tersebut. Ambil contoh, pemain bisa membiarkan sayuran masuk ke dalam daftar bahan makanan, lalu membuah minuman energi.

Terakhir ada Trump Savings Tycoon. Mini game ini memungkinkan pemain untuk mengisi Trump Accounts dengan menangkap sejumlah memecoin dan uang kertas yang berjatuhan di sekitar Washington DC.

Situs tersebut telah dipromosikan di media sosial dengan video parodi animasi startup konsol PlayStation 2, Xbox 360, dan Nintendo GameCube, serta logo Sega, yang di sini diedit menjadi Maga, dilansir IGN, Senin (7/9/2026).

Tentu reaksi orang-orang terhadap game ini sudah bisa ditebak. Kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM), dengan cepat mengkritik peluncuran game online tersebut, yang muncul di tengah langkah pemerintahan Trump meningkatkan program penangkapan dan deportasi massal terhadap para migran tanpa dokumen resmi di AS.

Dalam pernyataan kepada AFP, Gedung Putih mengatakan bahwa pemerintahan Trump berfokus pada upaya berinovasi dan mengkomunikasikan berbagai pencapaian Presiden, dengan cara yang dapat diterima oleh setiap warga Amerika.

"Ini merupakan upaya untuk semakin mempertegas perbedaan antara budaya yang penuh kegembiraan dan kemenangan dengan visi sosialis kelam yang diusung Partai Demokrat bagi Amerika," sebut Gedung Putih.

Berikut sejumlah komentar netizen menanggapi postingan Gedung Putih di X.

"Pemerintahan ini pantas mendapatkan semua ketidakpopuleran yang dimilikinya. Kalian semua menjijikkan. Satu-satunya hal yang menghiburku adalah mengetahui bahwa setiap dari kalian akan terbakar di neraka. Kalian sampah masyarakat. Kalian parasit," tulis @jiu***.

"Ah, jadi ke sinilah uang pembayar pajak AS mengalir," ujar @mea***.

"Pengejekan terhadap industri game dan hak kekayaan intelektual yang didanai oleh pembayar pajak," sambung @jan***.

"Ya, Gedung Putih. Aku benar-benar akan menghabiskan hariku bermain game AI murahan sementara kalian duduk santai dan tidak melakukan apa pun tentang Epstein, melegalkan pornografi anak, dan melibatkan kita dalam perang tanpa akhir untuk Israel. Ya. Kedengarannya seperti rencana yang bagus," kata @Tit***.

"Rakyat Amerika: Kami menginginkan deportasi massal. Trump: Yang terbaik yang bisa saya lakukan adalah menyediakan permainan arkade untuk kalian mainkan," ucap @b-c***.

"Aku sungguh tak percaya aku memilih pengkhianat ini 3 kali...," imbuh @BIG***.

"Kamu buang-buang pajakku untuk omong kosong ini?," tulis @AiP***.



(hps/afr)




Hide Ads