Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Startup di India Bangun Roket 3D Printing, Bikin Kepala BRIN Kaget

Startup di India Bangun Roket 3D Printing, Bikin Kepala BRIN Kaget


Aisyah Kamaliah - detikInet

Kepala BRIN
Foto: Aisyah Kamaliah/detikINET
Jakarta -

Startup di India bikin Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria kagum sekaligus kaget. Sebabnya, perusahaan rintisan tersebut berani membuat roket dengan konsep 3D Printing.

"Minggu lalu sebelum ke Amerika saya berkunjung ke India dalam pertemuan BRICS, negara-negara BRICS untuk bidang Menteri Riset dan Inovasi," kisah Arif di acara peluncuran Indonesia Innovation Summit & Expo (IISE), Selasa (8/9/2026), di Thamrin, Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan itu, Arif berkunjung ke suatu tempat yang dinamakan Research Park. Dalam research park itu, ada satu startup yang membuat dia terkagum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Startup kalau digital mengembangkan mesin-mesin kecil, mengembangkan produk-produk dan sebagainya. Ini startup di India, mengembangkan roket berbasis pada 3D printing," terang Arif.

Startup tersebut merupakan perusahaan yang memilih bidang roket, dan roketnya sudah terbukti karena sudah bisa meluncur ke ruang angkasa. Arif menyebut taman sains itu sebagai tempat yang luar biasa karena berbasis pada deep technology.

ADVERTISEMENT

"Nah, karena itu kita tidak menutup kemungkinan apa yang kita kembangkan nanti pada expo nanti. Pada summit nanti, kita akan banyak menemukan antara teknologi-teknologi maju, teknologi yang dimiliki oleh BRIN, perguruan tinggi, kemudian oleh research swasta," terang Arif.

Lewat IISE, BRIN berharap calon startup dapat berkembang bersama lewat bantuan filantropi maupun venture capital. Arif yakin bangsa Indonesia punya harapan besar untuk berinovasi terlebih dengan adanya summit IISE yang diharapkan menjadi platform kolaborasi ekosistem inovasi kita.

"Ini bisa menjadi tempat konferensi, juga menjadi tempat pameran, kemudian menjadi marketplace, di mana inovator dengan industri, funder dan mitra bisa bertemu. Kemudian juga merupakan lab, karena orang bisa merasakan pengalaman langsung, demonstrasi dan eksplorasi berbagai inovasi. Sekaligus ini merupakan festival yang melibatkan aktivitas kreatif, kemudian juga aktivitas publik dan lain sebagainya," tandasnya.



(fyk/fay)




Hide Ads