Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Microsoft Janjikan Windows 11 Tetap Ngacir di RAM 8GB

Microsoft Janjikan Windows 11 Tetap Ngacir di RAM 8GB


Anggoro Suryo Jati - detikInet

Windows 11
Foto: Microsoft
Daftar Isi
Jakarta -

Microsoft kembali mengumbar janji untuk membenahi performa sistem operasi utamanya. Dalam ajang IFA 2026, raksasa teknologi asal Redmond tersebut mengonfirmasi tengah menyiapkan pembaruan guna memangkas waktu booting Windows 11 serta meningkatkan kecepatan respons fitur pemindai wajah dan sidik jari Windows Hello.

Corporate Vice President Windows & Devices Microsoft, Mark Linton, mengungkapkan bahwa peningkatan ini bersumber dari pembenahan mendalam pada fondasi sistem operasi. Dalam kesempatan yang sama, Microsoft juga menegaskan kembali bahwa Windows 11 dirancang untuk tetap berjalan lancar pada perangkat dengan RAM 8GB.

"Kami terus melakukan peningkatan pada hal-hal mendasar. Kami mendengarkan masukan pengguna dan secara konsisten memperbaiki Windows melalui pembaruan yang dirilis," ujar Linton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelanjutan Perombakan Besar 2026

Janji manis di IFA 2026 ini memperkuat komitmen perombakan Windows 11 yang telah digaungkan Microsoft sejak Maret 2026. Kala itu, perusahaan berjanji akan memangkas konsumsi memori (RAM), mempercepat navigasi File Explorer, serta mempercepat respons menu Start dan fitur Pencarian (Search).

ADVERTISEMENT

Untuk mengatasi keluhan sistem yang terasa lambat, Microsoft bahkan membentuk tim khusus guna mengganti aplikasi-aplikasi berarsitektur web wrapper yang rakus sumber daya menjadi aplikasi native Windows 11.

Beberapa pembaruan awal memang sudah mulai dinikmati pengguna, seperti opsi kustomisasi taskbar dan menu Start, kemampuan mematikan integrasi pencarian web, hingga fitur Low Latency Profile untuk mempercepat peluncuran aplikasi.

Skeptisisme Soal Optimalisasi RAM 8GB

Kendati janji ini terdengar menggiurkan, klaim Microsoft mengenai keandalan RAM 8GB memicu keraguan dari komunitas teknologi. Pasalnya, dalam berbagai pengujian dunia nyata pada Juli lalu, perangkat Surface berkapasitas RAM 8GB buatan Microsoft sendiri masih kerap kewalahan saat menjalankan panggilan video di Microsoft Teams dan sempat membeku (freeze) ketika membuka Google Docs.

Di sisi lain, masalah keandalan pembaruan rutin masih menjadi pekerjaan rumah besar. Pembaruan Windows 11 pada Agustus 2026 lalu, misalnya, sempat menimbulkan masalah serius yang menyebabkan sejumlah game mengalami crash hingga sistem melakukan reboot mendadak.

Secara internal, panduan Microsoft merekomendasikan agar perangkat laptop dapat masuk ke layar Start dalam waktu kurang dari 15 detik (di luar proses BIOS). Meskipun Linton belum membeberkan angka pasti seberapa detik waktu booting yang berhasil dipangkas, peningkatan efisiensi ini tentu sangat dinantikan oleh jutaan pengguna Windows 11 di seluruh dunia, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Selasa (8/9/2026).



(asj/fay)




Hide Ads