Ini Cara Ustaz Abi Berdakwah Sambil Live Streaming Mobile Legends

Ini Cara Ustaz Abi Berdakwah Sambil Live Streaming Mobile Legends

ADVERTISEMENT

Ustaz Mobile Legends

Ini Cara Ustaz Abi Berdakwah Sambil Live Streaming Mobile Legends

Panji Saputro - detikInet
Kamis, 06 Okt 2022 08:14 WIB
Jakarta -

Tahukah detikers? Baru-baru ini ada seorang ustaz yang mendadak viral, karena memiliki cara unik ketika berdakwah. Ia mengkombinasikannya dengan game Mobile Legends. Penasaran, yuk simak ceritanya berikut.

Memiliki nama lengkap Abi Azkakia, pria yang tinggal di daerah Kalideres, Jakarta Barat ini, juga merupakan seorang guru di Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas. Untuk gelar sebagai ustaz sendiri ia dapatkan sejak tahun 2016, sebelum mengenal internet.

Inovasi yang dilakukannya dalam menyampaikan kebaikan, dimulai saat Ustaz Abi memergoki salah satu muridnya berkata kasar ketika main Mobile Legends. Kemudian singkat cerita, dirinya menjajal langsung game tersebut, dan memang mengakui sulit memainkannya, serta ada saja momen yang menyulut emosi pemain.

Dari sini lah, misi untuk main game tanpa toxic dicanangkan oleh sang ustaz. Alih-alih mengumpat, ia pun menggantinya dengan dzikir saat amarah melanda ketika bermain.

Lantas, bagaimana cara Ustaz Abi melakukan dakwah sembari main game Mobile Legends?

Struktur Dakwah Ustaz Abi

Pria yang memiliki nama panggilan Mas Abi ini, memiliki beberapa kebiasaan ketika akan, sedang, dan di akhir dakwahnya. Dirinya pun memaparkan kepada detikINET, mengenai tahapan yang dilakukannya ketika live streaming sambil menyampaikan kebaikan.

"Jadi kalau live sendiri kita ada strukturnya, pertama ada fase pembuka, biasanya kita lakukan mukadimah nih. Doa-doa awal, beberapa hadist Nabi, meskipun satu hadist, juga kita sampaikan. Kedua, konsepnya apa dulu nih. Temanya hari ini tentang apa," ujar Ustaz Abi.

Dirinya pun memberikan contoh seperti pembahasan soal suami istri, rezeki, atau sholat, dan tak lupa mengulas fadilah berdakwah. Kemudian setelah itu, dirinya membuka sesi tanya jawab.

"Kalau ada sesi pertanyaan, kita jawab tergantung bagaimana pertanyaannya yang menarik akan kita bahas. Kalau pertanyaan sensitif kita tinggalkan. Intinya kalau ada pertanyaan yang mengarah kepada keburukan akan kita tinggalkan," tegasnya.

Kemudian di bab terakhir, pria yang tinggal di daerah Kalideres, Jakarta Barat ini, akan melakukan penutupan. Biasanya, sang ustaz membacakan doa kafaratul majelis.

"Supaya majelis yang kita lakukan itu tidak menjadi majelis lalai. Majelis lalai itu maksudnya tidak ada mengingat Allah SWT di dalamnya," pungkasnya.

Selanjutnya Cara Ustaz Abi Mengurangi Toxic Saat Bermain Game

Halaman selanjutnya: Cara dakwah unik Ustaz Abi >>

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT