Hasil Drawing Mobile Legends SEA Games 2021, RI Segrup dengan Singapura

Hasil Drawing Mobile Legends SEA Games 2021, RI Segrup dengan Singapura

Panji Saputro - detikInet
Kamis, 12 Mei 2022 12:25 WIB
Hasil Drawing Mobile Legends SEA Games 2021, RI Segrup dengan Singapura
Hasil Drawing Mobile Legends SEA Games 2021, RI Segrup dengan Singapura (Foto: Instagram MPL Indonesia)
Jakarta -

Hasil Drawing Mobile Legends: Bang Bang di SEA Games 2021 telah terungkap. Indonesia sendiri satu grup dengan dua negara, yakni Vietnam dan Singapura.

"Kontingen Mobile Legends Indonesia tergabung di grup B bersama Vietnam dan Singapura. Laga akan dimainkan mulai tanggal 18 Mei 2022," tulis Garudaku, dikutip detikINET dari media sosial resmi mereka, Kamis (12/5/2022).

Sedangkan untuk Grup A diisi oleh empat negara yakni Filipina, Malaysia, Laos dan Myanmar. Seluruh partisipan akan bersaing untuk bisa lolos dari babak Group Stage dan mengisi kekosongan di Semi Final dan berupaya menuju puncak kompetisi, yakni Grand Final.

Untuk tim Mobile Legends, diperkuat oleh tujuh pemain terbaik di Indonesia. Ada Albert Neilsen Iskandar (Alberttt), Gilang (Sanz), Calvin Winata (CW), Nicky Fernando Pontonuwu (Kiboy), Calvin (Vyn), Rivaldi Fatah (R7) dan Ihsan Besari Kusudana (Luminaire).

Ketujuh pemain tersebut, dipimpin oleh Chen Jui Teng (Jamesss) sebagai pelatih. Lalu posisi analis, diisi oleh Bramanthyo Rinaldy (Moskopa).

Sedikit informasi, bahwa Indonesia mengirimkan total 38 atlet, beluym termasuk official di SEA Games 2021. Ada enam nomor pertandingan yang diikuti, mulai dari Free Fire, FIFA Online 4, PUBG Mobile Team dan Individu, Mobile Legends: Bang Bang dan CrossFire.

Di mana itu merupakan hasil pemangkasan dari total 10 nomor pertandingan. Diketahui bahwa Arena of Valor, League of Legends PC, League of Legends: Wild Rift Men dan League of Legends: Wild Rift Women, gagal berangkat ke ajang bergengsi se-Asia Tenggara ini.

Tim Review Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kemenpora, menyampaikan bahwa tidak hanya cabang olahraga esports saja yang mengalami perampingan. Tapi dari kategori lain juga termasuk dan persentasenya hingga 43%.

Moch Asmawi, Ketua Tim review PPON, menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan, setelah mengkaji dengan berbagai alasan. Beberapa di antaranya seperti tidak ada rekam jejak prestasi, tidak berpeluang medali dan memiliki permasalahan organisasi.



Simak Video "PBESI Yakin Esports RI Raih 6 Medali Emas di SEA Games"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fyk)