Ada Kabar Buruk Bagi yang Mendambakan PS5, Siap-siap Sedih

Ada Kabar Buruk Bagi yang Mendambakan PS5, Siap-siap Sedih

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 09 Sep 2021 09:20 WIB
Ilustrasi Playstation 5
PS5 masih akan langka. Foto: (Unsplash/RRQ)
Jakarta -

Stok PlayStation 5 atau PS5 masih saja langka sehingga kalaupun ada, harganya jauh dari banderol resmi. Bagi mereka yang sudah mendambakan PS5 dan ingin membelinya dengan harga sewajarnya, ada kabar buruk, pasokan PS5 diprediksi masih tidak akan normal sampai tahun 2023.

Kabar ini datang dari Toshiba di mana chip regulasi power yang mereka buat digunakan di konsol generasi terkini termasuk PS5 dan Xbox Series X. Sudah cukup lama chip ini tak bisa diproduksi maksimal karena faktor pandemi Corona dan lain sebagainya.

Nah manufaktur asal Jepang tersebut menyatakan kondisi ini belum dapat terselesaikan dalam jangka pendek. Bahkan situasi diprediksi tidak akan sepenuhnya membaik sampai sekitar dua tahun lagi.

"Suplai chip ini akan tetap sangat kurang sampai setidaknya September tahun depan. Dalam beberapa kasus, beberapa konsumen mungkin tidak akan bisa dilayani secara penuh sampai tahun 2023," ujar Takeshi Kamebuchi, bos unit semikonduktor Toshiba.

Seperti dikutip detikINET dari Tom's Guide, masalah ini sebenarnya tidak hanya melanda PS5 atau Xbox Series X. Beberapa klien dari industri elektronik dan otomatif juga turut mengalaminya. Namun yang paling terasa imbasnya adalah di bisnis konsol game karena faktor larisnya barang.

"Produsen konsol game adalah di antara konsumen yang permintaannya paling kuat dan saya benar-benar minta maaf mereka frustrasi lantaran tidak ada yang bisa terpuaskan 100%," kata Takeshi dalam wawancara dengan Bloomberg.

Chip regulasi power ini termasuk susah diakali atau diganti. Sony juga tidak bisa begitu saja memesan ke produsen selain Toshiba karena kelangkaan chip dialami semua pihak. Maka mereka yang sudah tak sabar ingin meminang PS5 tampaknya masih harus menanti lama atau mengharapkan keberuntungan sehingga bisa mendapatkan stok barang.



Simak Video "Realme Buka Suara soal Kabar Harga Ponsel Naik Imbas Krisis Chip"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)