Rekor Baru, 26 Juta Gamer Online Bareng di Steam

Rekor Baru, 26 Juta Gamer Online Bareng di Steam

Virgina Maulita Putri - detikInet
Senin, 08 Feb 2021 14:36 WIB
LOS ANGELES, CA - JUNE 13:  Gamers compete in PC gaming at the Nvidia booth during the Electronic Entertainment Expo E3 at the Los Angeles Convention Center on June 13, 2017 in Los Angeles, California.  (Photo by Christian Petersen/Getty Images)
Rekor Baru, 26 Juta Pemain Online Bareng di Steam Foto: Christian Petersen/Getty Images
Jakarta -

Steam kembali memecahkan rekor pengguna pada akhir pekan lalu. Pada 7 Februari kemarin, ada lebih dari 26,4 juta concurrent users atau jumlah pengguna yang online dalam waktu bersamaan.

Rekor baru ini memecahkan rekor sebelumnya yang dicatat pada 2 Januari sebesar 25,4 juta concurrent users. Berdasarkan data dari SteamDB, puncak concurrent users Steam hingga saat ini adalah 26.401.443 orang, seperti dikutip dari Games Radar, Senin (8/2/2021).

Tidak diketahui peristiwa apa yang mendorong kenaikan ini, karena tidak banyak game baru yang menyita perhatian. Untuk kenaikan di bulan Desember-Januari kemungkinan besar didongkrak oleh Cyberpunk 2077 yang baru rilis.

Game-game yang paling banyak dimainkan pun masih itu-itu saja, seperti CS:GO, Dota 2, Grand Theft Auto V dan Team Fortress 2. Untuk CS:GO, tercatat 1 juta pemain memainkan game ini dalam waktu bersamaan.



Meningkatnya jumlah concurrent users Steam mulai terlihat sejak awal pandemi COVID-19. Pada 2 Februari 2020, rekor 18.537.490 yang dicapai pada Januari 2018, dipecahkan setelah Steam mencatat 18.801.944 pemain dalam waktu yang bersamaan.

Setelah itu, Steam terus memecahkan rekor concurrent users. Pada Maret 2020, untuk pertama kalinya platform buatan Valve itu memecahkan rekor 20 juta pemain dalam waktu bersamaan, yang meningkat menjadi 22 juta pemain hanya seminggu kemudian.

Rekor terbarunya adalah 25,4 juta pemain dalam waktu bersamaan yang dicetak pada Januari 2021. Rekor tersebut dipecahkan hanya beberapa minggu setelah Steam mencatat 120 juta pemain aktif bulanan, dan 31,3 miliar jam dihabiskan untuk main game selama 2020.

Valve memastikan melonjaknya popularitas Steam sepanjang tahun 2020 disebabkan oleh pandemi.

"Meski Steam sudah melihat pertumbuhan signifikan di 2020 sebelum lockdown COVID-19, waktu main video game meningkat ketika orang-orang mulai tinggal di rumah, secara dramatis meningkatkan jumlah konsumen membeli dan memainkan game, dan mudah-mudahan membawa kegembiraan untuk mengimbangi kegilaan tahun 2020," kata Valve dalam blog Year in Review Steam.



Simak Video "Game Ini Ajak Pemainnya Rasakan Jadi Yesus"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/vmp)