Perempuan Terjun ke Dunia Gaming, Mending Jadi Player atau Kreator?

Perempuan Terjun ke Dunia Gaming, Mending Jadi Player atau Kreator?

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 01 Jul 2020 16:57 WIB
Grand Final Southeast Asia Cyber Arena (SEACA) oleh UniPin resmi dibuka, Jumat (8/11/2019). Ada 66 tim yang akan bertanding di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta.
Perempuan Terjun ke Dunia Gaming, Mending Jadi Player atau Kreator? (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Dunia gaming dan eSport saat ini masih didominasi oleh pemain laki-laki. Untuk perempuan yang ingin terjun ke dunia ini, karier apa saja yang bisa dijalani?

Menurut gamer dan influencer Sherlin Tsu saat ini ada banyak peluang bagi perempuan yang ingin terjun ke industri gaming. Ada beberapa jalur karier yang bisa dipilih seperti menjadi pemain profesional, kreator konten atau caster di event eSport.

"Di scene kompetitif bisa jadi pro player dan memang gabung ke tim eSport yang official yang memang punya lisensi dan segala macamnya," kata Sherlin dalam konferensi pers virtual, Rabu (1/7/2020).

"Mereka juga main kayak player cowok gitu. Tapi mereka dipersiapkan untuk turnamen ladies yang biasanya ada EO yang mengadakan turnamen ladies yang skalanya nasional sampai internasional," sambungnya.

Sherlin menambahkan tidak semua pemain profesional perempuan hanya bergabung di tim perempuan, ada juga yang bergabung di tim laki-laki dan mengikuti turnamen umum.

Sherlin TsuSherlin Tsu Foto: Likee

Tapi Sherlin mengakui bahwa industri eSport yang sangat kompetitif mungkin akan sedikit berat untuk dijalani gamer perempuan.

"Karena kalau di scene kompetitif itu sangat berat, bahkan bagi para cowok saja pro scene itu berat. Karena dari segi latihannya, fisiknya harus kuat dan banyak pertimbangan lainnya," jelasnya.

Sherlin sendiri memilih untuk terlibat di industri hiburan dengan menjadi streamer dan kreator konten. Menurutnya karier seperti ini juga akan lebih menyenangkan bagi perempuan yang ingin terjun ke dunia gaming.

Pilihan karier lainnya adalah menjadi caster di pertandingan eSport. Tugas caster kurang lebih sama seperti komentator yang menggambarkan situasi pertandingan.

"Selain entertainment dan kompetitif ada juga yang jadi caster. Mereka juga punya bidang sendiri lagi. Jadi banyak sih sebenarnya kesempatan untuk cewek-cewek berkarier di dunia gaming," pungkasnya.



Simak Video "Pandemi Corona, Facebook Gaming Dirilis Lebih Cepat"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)