Pada November 2014, Sony merayakan ulang tahun ke-20 PlayStation. Guna memperingatinya, Sony merilis PS4 edisi khusus yang memiliki kelir persis dengan konsol generasi pertama mereka, yakni PlayStation One. Oleh Sony, perangkat ini lantas dijual secara terbatas.
Sony hanya menggelontorkan 12.300 unit PS4 edisi spesial yang disebar di seluruh dunia. Terbayang bukan bagaimana sulitnya mendapatkan konsol tersebut. Sejatinya, perangkat ini hanya dijual USD 499 atau sekitar Rp 6,2 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inilah yang kemudian yang membuat Charles Tiongson memunculkan sebuah ide gila. Yakni bagaimana jika perangkat yang dicari-cari dan rela dibayar mahal itu dihancurkan berkeping-keping.
Ide tersebut kemudian dituangkan dalam situs pendanaan Kickstarter, dimana ia membutuhkan USD 20.300 untuk merekam video unboxing dan penghancuran PlayStation 4.
"Setelah unboxing aku akan menggunakan palu gada untuk menghancurkannya," tulis Tiongson dalam keterangannya di Kickstarter, seperti yang dikutip detikINET dari Ubergizmo, Jumat (2/1/2015).
Lantas apa saja keuntungan yang didapat dari sang donatur? Bila mendonasi USD 1 maka mereka hanya mendapat link video YouTube sebelum video tersebut dirilis.
Untuk USD 5, PSN ID mereka akan tertampang di kredit. Menyumbang USD 50, maka mendapat link dan PSN ID di kredit, mereka juga akan mendapat potongan kecil dari rongsokkan konsol. Dan bila menyumbang USD 100 mendapat porsi besar dari rongsokan PS4 yang telah dihancurkan.
Tak cukup sampai di situ, Tiongsong mengatakan jika ada donatur yang menyumbang USD 400 maka ia akan mendapat link, mention di kredit, dan kepingan dari PlayStation Eye yang dirusak. Masih ada lagi, bila ada yang menyumbang tertinggi USD 500, maka bakal mendapat potongan kontroler Duallshock PS4.
Terdengar gila bukan? Meski demikian, bukan tidak mungkin aksi ini cuma pepesan kosong dan sekadar usaha penipuan. Pasalnya, di Kickstarter, Tiongsong menuliskan jika ia tidak yakin kapan video penghancurannya akan ditayangkan. "Kami masih harus membeli perlengkapan," kilahnya.
Ini jelas menimbulkan pertanyaan, apakah sebenarnya PS4 edisi khusus itu sudah ada atau ia harus mengumpulkan uang terlebih dahulu baru kemudian membeli konsol itu? Entahlah, yang jelas ada saja donatur yang menyumbang untuk ide gila ini.
(ash/ash)