Namun sayangnya, pengunjung yang membludak ini bukanlah para gamer yang ingin menghabiskan libur Natalnya. Melainkan pengunjung palsu yang sengaja dikirim untuk merusak konektivitas dan gameplay online.
"Industri video game telah mengalami peningkatan trafik sangat tinggi yang didesain untuk merusak konektivitas dan online gameplay. Sejumlah jaringan termasuk PSN telah mengalami dampaknya selama 48 jam ke belakang," tulis Sony dalam keterangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal saat itu Lizard Squad -- sebuah grup hacker -- telah mengaku kalau mereka telah menyerang PlayStation Network dengan metode DDoS, serangan yang juga mereka lakukan terhadap layanan Xbox Live.
Seperti yang dilansir Business Insider, Senin (29/12/2014), Lizard Squad juga telah woro-woro soal rencana penyerangan ini sejak satu minggu ke belakang melalui akun Twitternya.
(asj/ash)